Padang-sumateraline.com- Anggota DPRD Padang, Muzni Zen bersama Kepala Dinas Perdagangan Andre Algamar mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Lantai Dasar Blok III Pasar Raya Padang, Sabtu (6/3/2021). Sebelum disuntik vaksin, politisi Gerindra ini terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan dari petugas medis.

Muzni Zein menghimbau masyarakat Kota Padang tidak takut dengan penyuntikan vaksin Covid-19. Sebab tidak ada efek negatif dari penggunaan vaksin tersebut.

"Saya berharap kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin. Karena memang tidak ada rasa sakit. Bahkan saya tidak menduga kalau sudah selesai. Prosesnya cepat," ujarnya kepada oborsumbar.com

Lebih lanjut, legislatif dapil Kuranji-Pauh ini menambahkan, vaksinasi Covid-19 sangat penting bagi masyarakat Kota Padang. Untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak terpapar penyakit. Salah satunya Covid-19.

"Vaksinasi ini untuk keselamatan kita secara pribadi dan masyarakat secara keseluruhan," tegasnya sambil menambahkan untuk vaksinasi dosis kedua akan dijalaninya 20 Maret mendatang. 

Informasi yang dihimpun, kegiatan vaksinasi Covid-19 ini digagas oleh Dinas Perdagangan  bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang. Pantauan lapangan, antusiasme masyarakat untuk program vaksinasi Covid-19 cukup tinggi.

"Alhamdulillah kegiatan vaksin Covid-19 ini direspon masyarakat. Kita juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan sehingga kegiatan ini berjalan sesuai rencana," kata Kadis Perdagangan, Andre Algamar.

Perlu diketahui, ada sejumlah proses yang harus dilalui sebelum mengikuti program vaksinasi. Diantaranya harus melewati empat meja. Alurnya diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor hk.02.02/4/1/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). 

Diketahui, vaksin COVID-19 sendiri membutuhkan 2 dosis untuk bisa membentuk antibodi yang optimal dengan suntikan interval jarak 2 minggu (14 hari).

Dosis pertama tujuannya untuk memicu respons kekebalan awal, sedangkan dosis kedua (booster) untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. (***)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top