Bandung, SUMATRALINE — Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota, Rizki Kurniawan Nakasri (RKN) berkunjung ke Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM, di Bandung. 

RKN mengatakan kunjungan tersebut dalam rangka percepatan terbitnya SK penetapan kawasan Geologi Harau sebagai syarat pengajuan Geopark Harau. 

"Penetapan kawasan Geopark Harau ini penting sekali bagi kita untuk percepatan pembangunan pariwisata Limapuluh Kota. Pariwisata, pertanian, dan peternakan harus masuk ke dalam program strategis daerah, provinsi, dan nasional," ujar RKN di Bandung, Jumat (30/4). 

RKN menuturkan ia sudah melihat beberapa kawasan geopark di Indonesia. Kesimpulannya, apabila sudah ditetapkan kawasan tersebut sebagai geopark, maka dukungan anggaran akan mengalir, terutama dari pemerintah pusat.

Berdasarkan hasil pembicaraan dalam rapat dengan Kepala Badan Geologi Kementrian ESDM SK penetapan kawasan geologi akan segera terbit.

"Insya Allah SK penetapan kawasan geologi akan kita terima pada akhir bulan Mei nanti, seiring dengan itu kita akan memperbaharui Badan Pengelola Geopark dan membuat master plan," ujar RKN. 

Master plan tersebut akan dirancang bersama oleh tim ahli dan badan pengelola. "Insya Allah dalam waktu bersamaan kita juga akan membuat site plan geoside Harau," kata RKN.

Ia menekankan kepada semua tim agar SK Geopark Nasional itu bisa diperoleh pada tahun ini sehingga pada tahun 2022 konsentrasi Pemkab bisa fokus kepada pembangunan.

"Kami mempelajari Badan Pengelola Geopark di Bogor. Pada prinsipnya, setelah semua jadi, maju atau tidaknya tetap di tangan mereka yang mau santai atau bekerja keras," jelasnya. 

Ia melanjutkan anggapan bahwa setelah mendapatkan SK geopark maka kucuran anggaran mengalir, bisa benar atau tidaknya semuanya kembali kepada si pengelola dan pemimpinnya.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top