Padang-sumateraline.com-Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP N) 24 Kota Padang merupakan salah satu sekolah yang memiliki berbagai prestasi Nasional maupun lokal. Tidak hanya prestasi saja namun SMPN 24 juga memiliki hal yang menarik bahkan cuman ada satu-satunya di Sumatera Barat. 

SMPN 24 Padang yang terletak di Jl. By Pass Lubuk begalung Nan XX kota Padang ini mempunyai hal-hal yang tidak ada di sekolah lain diantaranya ada Galeri Budaya dan merupakan sekolah dengan seribu tanaman bunga Anggrek.


Beberapa Tanaman Anggrek di Dalam Pot

SMPN 24 ini merupakan sekolah yang pertama mendapatkan Adiwiyata tingkat Nasional, selain itu SMPN 24 Padang Perpustakaannya sudah terakreditasi B menuju A tingkat Nasional dan Gajebo sebagai perpustakaan unik untuk para siswa mengisi waktu luang untuk membaca serta SMPN 24 Padang juga sudah terakreditasi A.

Pembudidayaan tanaman anggrek bermula dari cita-cita kepala sekolah Dwifa Kusuma, S.Pd. untuk menjadikan sekolah yang asri, indah, membuat betah.


Kepala Sekolah SMPN 24 Padang

Benih atau tanaman anggrek diperoleh dari sumbangan para murid, guru serta warga sekitar sekolah", ungkap Kepala Sekolah Dwifa Kusuma, S. Pd pada Rabu, (8/9/2021) di ruang kerjanya. 

Pemeliharaan tanaman anggrek terbilang cukup mudah, anggrek hanya membutuhkan sedikit perawatan setelah semua kebutuhan dasarnya terpenuhi seperti cahaya, suhu, dan kelembaban. Tanaman anggrek juga terkenal sebagai tanaman yang tidak membutuhkan sinar matahari penuh sehingga akan mudah dibudidayakan dalam green house. Dalam proses pembudidayaan, tanaman anggrek ada yang diletakkan di pot ataupun di tempelkan dan diikat di pohon besar dengan menggunakan sabut kelapa atau yang lain sebagai medianya, jelasnya. 

Dengan kegiatan pembudidayaan ini diharapkan sekolah dapat menjadi asri, indah dan membuat betah, sesuai dengan harapan kepala Sekolah dan warga sekolah yang sejuk, harapnya. 


Galeri Budaya Dan Perpustakaan Unik SMPN 24 Padang

Kemudian kata kepsek teraebut, SMPN 24 juga memiliki Galeri Budaya yang mana satu-satunya sekolah yang punya Geleri Budaya di Sumatera Barat. 

Pada dasarnya Galeri Budaya berdiri karna adanya tantangan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ketika SMPN 24 Padang dalam kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah tahun 2017, kemudian setelah berbagai upaya dan proses Galeri Budaya akhirnya diresmikan pada Maret 2019 dan langsung makan Bajamba, pungkasnya. 

"Galeri Budaya SMPN 24 dimana bisa menjadi media sosilisasi pengenalan serta tempat siswa mengeksplor diri sehingga bisa menunjukan minat dan bakat", tukasnya. 

Di galeri Budaya ini kata Kepsek, berbagai Budaya Minang bisa diketahui murid, mulai dari Alat musik, taria-tarian serta seluk beluk adat istiadat minang yang bisa diketahui siswa.

Tidak hanya budaya saja, digaleru juga ada berbagai kreatifitas kolaborasi guru dan murid dalam memanfaatkan sampah yang bisa di daur ulang kemudian bisa menjadi sesuatu yang mempunyai nilai,sperti Baju dari plasti dan kertas yang bisa menjadi celana dan berbagai barang lainnya, katanya. 


Kunjungan Menteri Sandiaga Uno ke Stan Pameran Milik SMPN 24 Padang

Kemarin pada saat kunjungan Mentri Sandiaga Uno ke Padang, satu-satunya sekolah yang mengikuti pameran yakni SMPN 24, yang mana kami menampilkan hasil karya guru dan murid yang unik dan alhamdulillah mendapat pujian langsung dari bapak Menteri Sandi, imbuhnya. 

Kemudian SMPN 24 Padang juga tidak lupa untuk menyediakan sarana bagi anak-anak untuk belajar lebih giat diantaranya gajebo untuk membaca dan perpustakaan yang lengkap dan nyaman, perpustakaan SMPN 24 juga telah meraih akreditasi B tingkat Nasional dan sedang menuju akreditasi A  yang sedang dipersiapkan. 


Tempat Membaca di Lingkungan Sekolah Dilengkapi Buku-Buku

Siswa dan siswi SMPN 24 Padang juga memiliki tingkat kreatifitas yang tinggi, Selama pandemi covid 19 dua orang siswa sudah menerbitkan dua buku yang mana langsung di bimbing oleh guru-guru, sambungnya. 

Masih kata dia, Namun karena masa pendemi Covid -19 membuat siswa kurang efektif efektif dalam belajar karena masih menggunakan sistem daring atau secara Online, namun kami terus berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk siswa dan tentunya dengan bantuan orang tua siswa juga. 

Selanjutnya pada minggu besok pihak sekolah bersama Puskesmas akan mengadakan Vaksinasi, kami sudah mendata siswa kurang lebih 80% bersedia untuk divaksin dan memang antusias siswa untuk belajar tatap muka sangat tinggi", tambahnya.

Kita berharap semoga covid-19 ini secapat selesai dan siswa kembali belajar seperti semula karena sekolah tidak hanya untuk menimba ilmu saja tapi juga tempat bagi siswa dalam bersosialisasi, mengubah karakter anak, dan tempat mencari jati diri mereka", tutupnya.

Dalam kunjungan awak media Kepala Sekolah SMPN24 Padang Hj, Dwifa Kesuma, S.Pd di dampingi beberapa staf diantaranya, Wakakurikulum Suryati.M.Pd, Wakasis Dr.M. Rajab.M.Pd, Wakasapras  Andrius.S.Pd, Pembina osis Widia Agustin.M.Pd dan Kepala perpustakaan Kasnidar, S.Pd .(TIM) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top