Payakumbuh, SUMATERALINE --- Anak-anak muda pegiat seni kota Payakumbuh memberikan kado spesial untuk hari ulang tahun (HUT) Kota Payakumbuh yang ke 51. Tak tanggung-tanggung, kado tersebut langsung diserahkan kepada Wali Kota Riza Falepi dan anggota DPRD komisi B Maharnis Zul di Gerobak Kopi Simpang Benteng kota Payakumbuh, Sabtu (11/12).

Sebelumnya, dua orang yang mewakili pemerintahan kota itu didapuk sebagai narasumber dalam sesi diskusi NGOPINI (Ngobrol Pekan Ini), sebuah program rutin Gerobak Kopi yang bekerjasama dengan PYAC (Payakumbuh Youth Arte Committee).

Kado tersebut semacam box sheet yang berisi karya-karya kreativitas anak muda kota Payakumbuh. Karya itu berupa karya musik, video klip, dan kumpulan tulisan-tulisan berupa artikel ringan tentang kota Payakumbuh. 

“Setahun yang lalu kami mengerjakan sebuah project kolaborasi lintas komunitas. Re-Branding Kota, begitu tema yang diangkat. Semacam ingin membranding ulang kota Payakumbuh dalam kacamata anak muda. Sebenarnya hasil dari project ini akan diberikan langsung tahun lalu, namun karena pandemi yang tak kunjung melandai maka baru bisa dihadiahi pada tahun ini,” begitu pengantar Roni Keron sebelum diskusi berjalan. 

Keron juga tidak lupa menceritakan proses-proses kreatif ini. Untuk musik misalnya, diwalai dengan workshop membuat lagu. Ketika para musisi telah berkumpul, masing-masing membayangkan satu kalimat yang pas untuk kota Payakumbuh. Dari kalimat-kalimat yang muncul jadilah lirik lagu. 

Lirik itulah yang kemudian diproduksi menjadi lagu. Setelah lagu jadi, para pegiat videografi membayangkan pula bagaimana konsep visual. Tak tertinggal pula para pegiat fashion. Mereka mulai mebayangkan pula kostum yang akan dipakai untuk pengambilan videonya. Dan yang menarik adalah bagaimana banyak komunitas anak muda dengan senang hati mau menjadi talen untuk konten visualnya. 

Cerita seru itu pulalah yang membuat Wali Kota Riza Falepi semakin yakin dengan potensi anak-anak muda, khususnya di kota Payakumbuh. 

“Saya sebetulnya begitu tertarik dengan wacana-wacana “anak muda” ini. Tidak hanya dalam hal dunia seni. Agaknya hari ini, banyak bermunculan para pengusaha muda di Kota Payakumbuh. Dan mereka sebetulnya yang telah ikut membangun kota ini. Karena itu, pada periode kedua ini sabetulnya saya ingin benar menyelami dunia mereka,” sambut Wali Kota Riza Falepi dalam sesi diskusi. 

Dalam kesempatan ini, Riza Falepi juga mengajak segenap anak muda yang memadati Gerobak Kopi malam itu untuk ikut memberinya masukan beserta saran. Dengan masukan-masukan itu, tentu ia bisa dengan cepat menyelami dunia anak muda. Bahkan, walikota juga dengan hati terbuka menunggu kedatangan para anak muda “gelisah” datang ke rumahnya. 

"Dengan begitu tentu bisa bercerita panjang lebar, terkait gagasan-gagasan organik, juga ide-ide bernas untuk membangun kota ini ke depannya," kata Riza.

Sementara itu, Maharnis Zul selaku penyambung lidah rakyat, begitu mengapresiasi apa yang telah diperbuat oleh anak muda ini. Apalagi setelah menonton tayangan video klip dari lagu yang berjudul Payakumbuh. Dalam video itu digambarkan sudut-sudut kota Payakumbuh yang selalu tumbuh.

“Barangkali produk budaya yang dikemas oleh anak-anak muda ini bisa ditopang dengan kebijakan regulasi. Kita bisa mendorong melahirkan rancangan peraturan daerah terkait produk-produk kesenian atau produk-produk budaya secara umum. Dengan begitu tentu bisa mengakomodir kegiatan-kegiatan kesenian serupa. Misalnya, sastra, pertunjukan, atau juga kesenian tradisi,” ujar Maharnis Zul. 

Setelah kado ulang tahun ke 51 itu diberikan, dan seusai foto bersama, wali kota menjabat tangan para pegiat kesenian yang hadir digerobak kopi. 

“Datang saja lah ke rumah untuk membicarakan hal-hal baik lainnya, dan untuk kemajuan kota Payakumbuh ke depannya,” tutup Riza Falepi.  

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top