Tanah Datar-sumateraline. Com (28 Maret 2024) 

Bupati Tanah Datar Eka Putra, SE, MM menyambut kunjungan rombongan Tim Penilai Tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Nasional 2024 dari BAPPENAS RI, Rabu (27/03) di Indo Jolito Batusangkar. 

Rombongan terdiri dari Tim Penilai Independen yakni Ir. Chairil Abdini Abidin Said, M.Sc., Ph.D, Prof. Ir. Tommy Firman, M.Sc, Ph.D (hadir Online), Akhmad Misbahkul Hasan, S.E., M.Si, Avanti Fontana, Ph.D., CF, CC, Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, M.Ec. Ditambah Tim Penilai Utama (TPU) Dr. Ir. Budhi Santoso, MA dan Tim Penilai Teknis (TPT) Yudhie Hatmadji Sudjarwo, ST, MPP.
Diketahui Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berhasil melangkah ke 10 besar se Indonesia dalam ajang PPD tingkat Kabupaten Tahun 2024 melalui Program Inovasi Satu Nagari Satu Event. Dan kunjungan tim penilai tahap II untuk wawancara dan verifikasi lapangan. 

Bupati Eka Putra mengatakan PPD bertujuan pengendalian Perencanaan Pembangunan Daerah oleh Bappenas/Kementerian PPN untuk mendorong Pemerintah Daerah menyusun dokumen perencanaan yang konsisten, komprehensif, terukur dan dapat dilaksanakan.

"Perencanaan Pembangunan Daerah merupakan fungsi yang sangat penting dan strategis, dengan perencanaan kita bisa melihat ke arah mana pembangunan akan dilaksanakan. Tentu dengan mempertimbangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki serta didasari data informasi yang akurat dan akuntabel," katanya. 

Selanjutnya, Bupati Eka Putra memaparkan lahirnya pemikiran untuk membuat Program Satu Nagari Satu Event yang dimaksudkan sebagai ajang pelestarian kebudayaan, ajang menggali potensi nagari, sekaligus mengemas dan mempromosikannya. 

"Saat Saya masih menjadi Calon Bupati dan berkeliling nagari, begitu banyak kekayaan adat dan budaya serta kuliner yang unik. Sehingga memiliki pemikiran kekayaan itu harus dilestarikan karena mampu memberikan multiplier effect. Alhamdulillah setelah dipercaya menjadi Bupati, lahirlah program ini," sampainya. 

Untuk mewujudkan program ini, tambah Eka Putra lagi, secara bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait saling berkoordinasi dan bekerjasama dan bekerja keras mempersiapkan formulanya, termasuk memberikan dana stimulus Rp50 juta untuk membantu pelaksanaannya.

"Kita menyusun dan merancang standar pelaksanaan, bagaimana pendanaan serta bagaimana kegiatan ini mampu memberikan multiplier effect l, yakni pelestarian adat budaya sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat. Dan dalam dua tahun pelaksanaan, dalam Satu Nagari Satu Event kami sudah melihat anak-anak muda di Nagari bisa mengemas suatu event pertunjukan yang berkelas," terangnya. 

Dikatakan Bupati lagi, program inovasi yang dilatar belakangi potensi pariwisata Tanah Datar untuk tahun 2023 telah terlaksana 50 event wisata dengan rangkaian acara dalam 153 hari yang tersebar di beberapa nagari di Kabupaten Tanah Datar. 

"Untuk tahun 2024 akan dilaksanakan sebanyak 70 event wisata yang akan berlangsung selama 171 hari di 36 Nagari di Kabupaten Tanah Datar," ujarnya. 

Terakhir Bupati Tanah Datar juga menyampaikan terima kasih dan selamat datang kepada tim penilai dengan harapan Tanah Datar nantinya juga bisa menjadi yang terbaik PPD tingkat Nasional. 

Sementara itu perwakilan tim penilai Budhi Santoso menyampaikan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang telah mampu melewati penilaian tahap pertama dan masuk 10 besar di penilaian tahap kedua. 

"Selamat kepada Tanah Datar yang telah masuk 10 besar nasional dalam PPD ini. Dan hari ini dilaksanakan wawancara dan kunjungan lapangan. Kami akan melihat dan menilai apa yang telah dicapai dan apa yang akan direncanakan ke depan serta apa indikator dari program inovasi ini lebih unggul dari daerah lain," sampainya. 

Diungkapkan Budhi, nanti daerah yang dinilai terbaik akan diundang di acara Musrenbang Nasional untuk menerima penghargaan. 

Sementara itu Kepala Bapedda dan Litbang Tanah Datar Adriyanti Rustam dalam paparannya menyampaikan, tahun 2023 Program Satu Nagari Satu Event telah dilaksanakan 26 Nagari di 24 Kecamatan. 

"Program yang bertujuan menunjang ekonomi kreatif, pelestarian budaya dan adat, memajukan olahraga dan produk nagari telah memberikan dampak kunjungan wisata dan perputaran ekonomi di Nagari, dimana tercatat 206.847 orang berkunjung dengan transaksi sebesar Rp26 miliar lebih," tukasnya. 

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala Bappeda Sumbar, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra, Sekda Iqbal Ramadi Payana, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, BPS Tanah Datar dan undangan lainnya dilanjutkan dengan sesi wawancara dan tanya jawab. (**) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top