Zulmaeta Hadir Ditengah Seluruh BEM se-Kota Payakumbuh
Payakumbuh, SUMATERALINE – Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam perjalanan pembangunan daerah. Pesan itu ditegaskan langsung oleh Wali Kota Payakumbuh saat membuka Pendidikan Politik, Bela Negara, dan Kepemudaan bagi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kota Payakumbuh di Aula Kampus Unand Payakumbuh, Senin (8/12/2025).
Kegiatan yang mengangkat tema “Dari Kampus untuk Negeri, Jaga Nasionalisme demi NKRI” ini melibatkan seluruh pengurus BEM dari sembilan perguruan tinggi di Kota Payakumbuh.
Tiga narasumber hadir menyampaikan materi, yakni Anggota DPRD Payakumbuh Adi Surya Tama, Kasatpol PP Dewi Novita, serta Ketua KNPI Kota Payakumbuh Rahmanda Fajri. Kepala Kantor Kesbangpol Dipa Persada ikut mendampingi jalannya kegiatan.
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas inisiatif BEM dan fasilitasi Kesbangpol yang dinilainya sebagai bentuk kepedulian intelektual muda terhadap arah bangsa. Ia menegaskan bahwa kampus bukan hanya pusat akademik, tetapi juga laboratorium kepemimpinan yang melahirkan agen perubahan sosial.
“Payakumbuh membutuhkan energi, gagasan, dan idealisme adik-adik mahasiswa. Kampus bukan sekadar menara gading untuk menimba ilmu, tetapi kawah candradimuka para calon pemimpin yang kelak menentukan arah bangsa,” ucap Wali Kota.
Ia kemudian menyoroti tiga pilar penting bagi mahasiswa: politik sebagai ruang gagasan pro rakyat, bela negara sebagai komitmen intelektual memerangi intoleransi dan hoaks, serta kepemudaan sebagai penguatan kapasitas calon pemimpin bangsa.
Tidak berhenti pada seruan moral, Pemko Payakumbuh sekaligus menegaskan komitmen keberlanjutan. Pemerintah akan membuka ruang kolaborasi berkelanjutan bagi mahasiswa melalui dialog kebijakan publik, pelibatan BEM dalam forum konsultasi pembangunan daerah, hingga akses kemitraan program kepemudaan lintas OPD.
“Kami tidak ingin kegiatan ini berhenti pada seremonial. Pemerintah siap menindaklanjuti. Kritik silakan, tetapi berbasis data dan solusi.
Pemko membuka ruang selebar-lebarnya bagi keterlibatan mahasiswa dalam pengawasan dan perencanaan pembangunan,” tegas Wali Kota.
Kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi pemikir yang kritis, beretika, dan siap menjaga demokrasi serta nasionalisme demi masa depan Payakumbuh dan NKRI.(MC)
