Komitmen Tanpa Kompromi: Polres 50 Kota Raih Skor Sempurna Indeks Anti Korupsi di Akhir 2025
LIMA PULUH KOTA – Di bawah kepemimpinan AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., Kepolisian Resor (Polres) 50 Kota terus membuktikan dedikasinya dalam menghadirkan pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel. Hal ini tercermin nyata dalam hasil Survei Mandiri Kepuasan Masyarakat Online Triwulan IV Tahun 2025 yang baru saja dirilis.
Memasuki babak baru dalam Pembangunan
Memasuki babak baru dalam Pembangunan
Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Polres 50 Kota mencatatkan angka yang fenomenal. Tidak tanggung-tanggung, seluruh lini pelayanan utama—mulai dari Pelayanan SIM, SKCK, SPKT, hingga Satreskrim—meraih skor 100 (Sangat Memuaskan) pada Indeks Persepsi Anti Korupsi.
Angka sempurna ini menjadi validasi kuat bahwa budaya pungutan liar dan gratifikasi telah berhasil dipangkas habis dari prosedur pelayanan di lingkungan Polres 50 Kota.
Kepuasan Masyarakat yang Melampaui Ekspektasi Selain integritas yang terjaga, kualitas layanan teknis juga mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Data survei menunjukkan:
Pelayanan SIM memimpin dengan indeks kepuasan mencapai 99,79.
Pelayanan SPKT berada pada angka 98,13.
Pelayanan SKCK menyusul dengan skor 97,75.
Satreskrim menunjukkan kinerja prima dengan nilai 95,27.
Seluruh capaian tersebut masuk dalam kategori "Sangat Memuaskan". Pencapaian ini bukan sekadar klaim internal, melainkan proses yang akurat karena telah mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lima Puluh Kota dengan nomor registrasi V-21.1308.001.
Wujud Transformasi Polri yang Presisi Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari konsistensi seluruh personel dalam menjalankan transformasi Polri yang Presisi. "Kepuasan masyarakat adalah kompas bagi kinerja kami. Skor indeks 100 pada persepsi anti korupsi merupakan janji kami kepada warga Lima Puluh Kota untuk terus memberikan pelayanan yang jujur dan tulus," ungkapnya.
Dengan hasil ini, Polres 50 Kota tidak hanya berhasil membangun infrastruktur pelayanan yang modern, tetapi juga memenangkan kepercayaan (public trust) sebagai institusi yang bersih dan melayani. Bagi warga Lima Puluh Kota, angka-angka ini adalah jaminan kenyamanan dan kepastian hukum dalam setiap urusan kepolisian.
Angka sempurna ini menjadi validasi kuat bahwa budaya pungutan liar dan gratifikasi telah berhasil dipangkas habis dari prosedur pelayanan di lingkungan Polres 50 Kota.
Kepuasan Masyarakat yang Melampaui Ekspektasi Selain integritas yang terjaga, kualitas layanan teknis juga mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Data survei menunjukkan:
Pelayanan SIM memimpin dengan indeks kepuasan mencapai 99,79.
Pelayanan SPKT berada pada angka 98,13.
Pelayanan SKCK menyusul dengan skor 97,75.
Satreskrim menunjukkan kinerja prima dengan nilai 95,27.
Seluruh capaian tersebut masuk dalam kategori "Sangat Memuaskan". Pencapaian ini bukan sekadar klaim internal, melainkan proses yang akurat karena telah mendapatkan rekomendasi resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lima Puluh Kota dengan nomor registrasi V-21.1308.001.
Wujud Transformasi Polri yang Presisi Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, menegaskan bahwa hasil ini adalah buah dari konsistensi seluruh personel dalam menjalankan transformasi Polri yang Presisi. "Kepuasan masyarakat adalah kompas bagi kinerja kami. Skor indeks 100 pada persepsi anti korupsi merupakan janji kami kepada warga Lima Puluh Kota untuk terus memberikan pelayanan yang jujur dan tulus," ungkapnya.
Dengan hasil ini, Polres 50 Kota tidak hanya berhasil membangun infrastruktur pelayanan yang modern, tetapi juga memenangkan kepercayaan (public trust) sebagai institusi yang bersih dan melayani. Bagi warga Lima Puluh Kota, angka-angka ini adalah jaminan kenyamanan dan kepastian hukum dalam setiap urusan kepolisian.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
