Menenun Asa di Tengah Labirin Kanker: RSUP Dr. M. Djamil Resmikan Layanan NAPAK
PADANG – Di balik dinding putih rumah sakit, perjuangan melawan kanker sering kali terasa seperti berjalan di dalam labirin yang sunyi dan membingungkan. Menyadari kompleksitas tersebut, RSUP Dr. M. Djamil Padang mengambil langkah progresif dengan menyosialisasikan layanan Navigasi Pasien Kanker (NAPAK) pada Selasa (13/1). Program ini hadir bukan sekadar sebagai prosedur medis, melainkan sebagai "kompas" yang menuntun pasien melewati badai ketidakpastian.
Sebuah Perjalanan Medis yang Terarah
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, melukiskan penanganan kanker sebagai sebuah perjalanan panjang yang melelahkan. Dimulai dari fajar deteksi dini hingga senja pemulihan, setiap langkah memerlukan harmoni dan presisi.
"Seluruh proses tersebut menuntut adanya koordinasi yang kuat dan pendekatan yang berorientasi sepenuhnya pada kebutuhan pasien. Kami ingin memastikan hasil pengobatan menjadi lebih optimal melalui kesinambungan pelayanan yang tanpa sekat," ungkap dr. Dovy dengan penuh penegasan.
Melalui NAPAK, RSUP Dr. M. Djamil bertekad menghapus rasa bimbang pasien. Program ini menjamin bahwa sejak kaki pertama melangkah di rumah sakit hingga masa pemulihan, setiap pasien akan mendapatkan pendampingan yang tepat, cepat, dan manusiawi.
Melahirkan "Navigator" Berprestasi Nasional
Narasi perubahan ini diperkuat oleh kehadiran dua sosok spesialis keperawatan onkologi, Ns. Ibaadi Indra dan Ns. Siti Herlina Ali Sopiah. Keduanya bukan sekadar petugas medis biasa; mereka adalah lulusan terbaik yang menorehkan prestasi Juara 1 dan Juara 2 pada pelatihan NAPAK nasional di RS Kanker Dharmais akhir 2025 lalu.
Manajer Diklat, Ns. Venny Dwita Zola Anwar, menyebutkan bahwa pencapaian ini adalah buah manis dari investasi SDM yang matang. "Kehadiran mereka adalah bukti nyata sinergi pengembangan kompetensi untuk memperkuat layanan kanker melalui kapasitas tenaga spesialis yang mumpuni," tuturnya.
Membangun Budaya Baru dalam Pelayanan
Sebagai Rumah Sakit Pengampu Layanan Kanker Regional, RSUP Dr. M. Djamil memikul amanah besar. Layanan NAPAK diharapkan tidak hanya menjadi program tambahan di atas kertas, melainkan menjadi denyut nadi dan budaya kerja baru.
Integrasi menjadi kunci utama. Dr. Dovy menginstruksikan seluruh unit strategis—mulai dari SIMRS hingga Rekam Medis—untuk bersinergi. Data harus terukur, proses harus terdokumentasi, dan yang terpenting, empati harus menjadi standar perilaku profesional harian.
Sebuah Langkah Visioner Dengan implementasi NAPAK yang terstruktur, RSUP Dr. M. Djamil optimis dapat memberikan wajah baru bagi pengobatan kanker di Sumatera Barat: sebuah layanan yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga hangat dan merangkul bagi mereka yang sedang berjuang menjemput kesembuhan.(SRP)
