Percepat Pemulihan Pascabencana, Pemprov Sumbar Prioritaskan Ruas Jalan Pasar Baru – Alahan Panjang
PADANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus menunjukkan komitmen nyata dalam percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi. Pada Kamis (1/1/2026), Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumbar, Armizoprades, S.T., M.T., mendampingi Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah dalam meninjau langsung progres penanganan ruas jalan provinsi yang menghubungkan Pasar Baru dan Alahan Panjang.
Jalur ini merupakan urat nadi strategis yang menghubungkan Kabupaten Pesisir Selatan dengan Kabupaten Solok. Mengingat peran vitalnya bagi mobilitas warga dan distribusi logistik, perbaikan jalan ini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi.
"Kami berkomitmen memastikan penanganan infrastruktur berjalan optimal demi menjaga konektivitas antarwilayah serta menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan," tegas pihak Dinas BMCKTR Sumbar.
Penyediaan Hunian Layak bagi Masyarakat Terdampak
Selain fokus pada akses transportasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menaruh perhatian besar pada aspek sosial dan kemanusiaan. Di wilayah Bayang Utara, upaya pemulihan difokuskan pada penyediaan tempat tinggal bagi warga yang kehilangan hunian akibat bencana.
Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan standar keamanan dan kelayakan yang tinggi. Hingga saat ini, progres di lapangan menunjukkan capaian yang signifikan:
22 unit hunian sementara (Huntara) telah selesai dibangun.
62 unit saat ini dalam tahap persiapan konstruksi.
94 unit hunian tetap (Huntap) sedang direncanakan sebagai solusi jangka panjang.
Langkah ini diambil bukan sekadar membangun fisik bangunan, melainkan sebagai upaya memulihkan kembali martabat dan kualitas hidup masyarakat pascabencana. Melalui semangat sinergi, Pemprov Sumbar optimis pemulihan akses dan pemukiman ini dapat segera tuntas demi kesejahteraan masyarakat luas.(SRP)
