Perkuat Kapasitas Kritis dan Digitalisasi, Direktur utama RSUP Dr. M. Djamil Turun Langsung Pantau Operasional
PADANG – Manajemen RSUP Dr. M. Djamil terus mematangkan langkah strategis dalam mentransformasi kualitas layanan kesehatan. Pada Kamis (8/1), jajaran direksi melakukan aksi "telusur" ke berbagai unit kerja guna memastikan efektivitas operasional di lapangan serta mempercepat pengembangan fasilitas medis bagi masyarakat.
Transformasi Gedung IGD: Perluasan Kapasitas ICU
Dalam peninjauan tersebut, Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, memimpin langsung pengecekan di lantai II gedung Instalasi Gawat Darurat (IGD). Fokus utama tertuju pada Ruang Rawat Aorta yang direncanakan akan segera dialihfungsikan.
Manajemen telah menyiapkan rencana besar untuk menyulap area tersebut menjadi perluasan unit Intensive Care Unit (ICU). Langkah ini diambil guna merespons tingginya kebutuhan akan penanganan pasien dengan kondisi kritis.
"Perluasan ini bukan sekadar menambah tempat tidur, melainkan strategi jangka panjang untuk mengoptimalkan setiap jengkal ruang di IGD agar lebih fungsional dan berorientasi pada keselamatan pasien," ujar dr. Dovy Djanas. Beliau menegaskan bahwa kesiapan fasilitas ICU yang madai adalah kunci utama dalam meningkatkan angka keberhasilan penanganan medis darurat.
Akselerasi Digital: RME Sebagai Ujung Tombak Pelayanan
Di sisi lain, aspek administrasi dan digitalisasi tidak luput dari perhatian. Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes, menyisir unit Casemix, Instalasi Rawat Inap Bedah, hingga bagian Admission Kebidanan dan Anak.
Fokus utamanya adalah memastikan implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) berjalan tanpa kendala. Dalam dialognya dengan petugas garda terdepan, dr. Maliana menekankan bahwa digitalisasi data medis adalah fondasi untuk transparansi dan akurasi informasi antar unit.
Target Utama: Menghilangkan hambatan teknis penginputan data.
Tujuan Klinis: Memudahkan tenaga medis mengambil keputusan cepat berdasarkan data yang akurat.
Dampak Pasien: Mempercepat proses pelayanan, terutama bagi pasien ibu dan anak yang memerlukan tindakan segera.
Komitmen Pelayanan Modern dan Humanis
Rangkaian kegiatan telusur ini merupakan wujud nyata koordinasi solid di tingkat pimpinan. Dengan hadir langsung di tengah-tengah staf, manajemen dapat menyerap aspirasi sekaligus memastikan standar pelayanan tetap berada di level tertinggi.
Menutup kegiatan tersebut, dr. Dovy Djanas menegaskan optimisme rumah sakit dalam menyongsong standar baru pelayanan kesehatan. “Melalui penguatan fasilitas di gedung IGD dan sinkronisasi data melalui RME, kami berkomitmen memberikan layanan kesehatan yang lebih modern, cepat, dan humanis bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.(SRP)
