Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sinergi Cepat dan Nyata: Komitmen Pemko Padang & Perumda AM Pulihkan Akses Air Bersih Pascabencana

 

PADANG – Bencana banjir bandang yang menerjang Kota Padang beberapa waktu lalu menjadi ujian berat bagi infrastruktur kota. Namun, di tengah tantangan tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menunjukkan kelasnya dalam manajemen krisis. Akselerasi pemulihan yang dilakukan terbukti efektif mengembalikan denyut nadi kebutuhan dasar warga: air bersih.

Gotong Royong sebagai Kunci Pemulihan

Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan bahwa penanganan krisis air pascabencana bukan sekadar tugas teknis satu instansi. Baginya, ini adalah misi kemanusiaan yang memerlukan tanggung jawab kolektif.

"Krisis air ini adalah beban bersama yang harus kita pikul secara kolektif. Pemerintah, instansi terkait, dan masyarakat harus bersinergi agar pemulihan berjalan optimal," ujar Fadly saat meninjau langsung titik kerusakan infrastruktur.

Kerja Keras Tanpa Jeda di Medan Berat

Rusaknya 12 titik intake dan terputusnya sekitar 800 meter pipa distribusi utama sempat mengancam stabilitas pasokan air ke ribuan pelanggan. Namun, tantangan berupa cuaca ekstrem dan arus sungai yang deras tidak menyurutkan nyali para petugas lapangan Perumda AM Kota Padang.

Di bawah instruksi Wali Kota, tim teknis bekerja siang dan malam, menembus risiko tinggi demi memastikan pipa-pipa yang terputus kembali tersambung. Kerja keras ini membuahkan hasil yang signifikan:

  • 12 Intake Air berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi.

  • 800 Meter Pipa yang rusak telah tersambung kembali.

  • 98% Pelanggan kini sudah kembali menikmati aliran air bersih di rumah mereka.

Komitmen Pelayanan di Masa Darurat

Selama masa perbaikan fisik berlangsung, Perumda AM Kota Padang tidak membiarkan warga kekeringan. Secara konsisten, armada tangki air dikerahkan untuk menyuplai kebutuhan harian masyarakat terdampak. Langkah cepat ini diapresiasi langsung oleh Wali Kota sebagai bentuk dedikasi tinggi perusahaan plat merah tersebut terhadap pelayanan publik.

"Kami mengapresiasi langkah cepat Perumda AM. Meski kondisi lapangan sangat sulit, suplai air bersih tetap diupayakan sampai ke tangan warga sejak awal masa tanggap darurat," tambah Fadly.

Menuju Normalisasi Total

Meski saat ini 98% wilayah sudah teraliri, Pemerintah Kota Padang dan Perumda AM tidak lantas berpuas diri. Fokus saat ini adalah menstabilkan tekanan air agar kembali normal seperti sediakala.

Wali Kota Fadly Amran memastikan bahwa pengawalan terhadap proses ini akan terus dilakukan hingga tuntas 100%. Masyarakat pun diimbau untuk tetap bijak dalam penggunaan air selama masa transisi pemulihan ini.

Keberhasilan memulihkan infrastruktur vital dalam waktu singkat ini menjadi bukti nyata bahwa dengan sinergi, dedikasi, dan kepemimpinan yang responsif, Kota Padang mampu bangkit lebih kuat dari dampak bencana.


#PerumdaAirMinumKotaPadang #PemkoPadang #PadangBangkit #PelayananPublik #AirBersihUntukSemua