Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengolah Bola, Membangun Kota: Komitmen Polres Sawahlunto Hidupkan Gairah Ekonomi Lewat Lapangan Hijau

 
SAWAHLUNTO – Kota Arang kini tak lagi hanya bicara tentang sejarah tambang. Di bawah langit Sawahlunto, gairah baru tengah membara. Bukan dari dalam lubang tambang, melainkan dari gemuruh sorak-sorai di pinggir lapangan hijau. Fenomena "demam sepak bola" yang melanda kota ini menjadi bukti nyata bagaimana olahraga mampu menjadi pemersatu sekaligus penggerak roda ekonomi kerakyatan.

Polres Sawahlunto, di bawah kepemimpinan AKBP Simon Yana Putra, mengambil peran krusial dalam transformasi ini. Melalui sinergi yang apik dengan Askot PSSI Sawahlunto dan pemerintah daerah, kepolisian bukan sekadar penjaga keamanan, melainkan katalisator perubahan yang membawa dampak domino positif bagi masyarakat luas.

Melanjutkan Tradisi, Menjawab Kerinduan
 
Keberhasilan ini bukanlah hasil semalam. Jejak sukses telah tertanam sejak tahun 2023 melalui gelaran Kapolres Sawahlunto Cup I yang digagas oleh AKP Marwan (kini Kasat Intelkam Polres Sawahlunto). Kesuksesan itulah yang kini menjadi fondasi kuat bagi Polres Sawahlunto untuk terus konsisten menjaga momentum positif di tengah masyarakat.

Menjawab kerinduan publik, kabar gembira pun berhembus dari Ruang Rupatama Mapolres Sawahlunto pada Senin (09/02/2026). Kapolres Sawahlunto memberikan sinyal hijau bagi pelaksanaan Kapolres Cup II.

"InsyaAllah, usai Lebaran nanti kita laksanakan. Kami akan segera bicarakan teknisnya dengan anggota agar kompetisi ini berjalan maksimal," ujar AKBP Simon Yana Putra dengan nada optimis.

Sepak Bola yang "Hidup dan Menghidupi"
 
Rencana besar ini selaras dengan visi besar Pemerintah Kota Sawahlunto di bawah kepemimpinan Riyanda Putra dan H. Jeffry Hibatullah, yang ingin menjadikan Sawahlunto sebagai "Kota Iven". Sebuah konsep yang tidak hanya mengejar prestasi atletik, tetapi juga mengusung semangat yang "Hidup dan Menghidupi".

Polres Sawahlunto memahami betul bahwa setiap peluit pertandingan yang ditiup adalah napas baru bagi ekonomi lokal. Kehadiran turnamen berarti:

Geliat UMKM: Pedagang kecil dan pengusaha kuliner lokal yang kebanjiran pembeli.

Sektor Jasa: Peningkatan okupansi transportasi dan penginapan di sekitar area pertandingan.

Pariwisata Berbasis Acara: Memperkuat identitas Sawahlunto sebagai destinasi wisata yang dinamis dan aman.

Sinergi Tanpa Batas
 
Keberhasilan rangkaian kompetisi—mulai dari tingkat pelajar hingga U-40—merupakan buah dari kolaborasi agresif antara Polres Sawahlunto, Askot PSSI yang dikomandoi Ronny Eka Putra, serta dukungan penuh dari KONI Sawahlunto di bawah arahan H. Jhon Reflita.

Melalui persiapan matang pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H mendatang, Kapolres Cup II diprediksi akan menjadi magnet baru bagi talenta sepak bola sekaligus menjadi motor penggerak kesejahteraan bagi warga Kota Sawahlunto.

Polres Sawahlunto membuktikan bahwa dengan pengawalan yang tepat dan sinergi yang kuat, sepak bola bukan sekadar urusan mencetak gol ke gawang lawan, melainkan strategi jitu dalam mencetak kesejahteraan bagi masyarakat.

Polres Sawahlunto: Melayani dengan Hati, Membangun dengan Aksi.

(SRP)