Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wujudkan Organisasi Profesional dan Bermartabat, Himpaudi Kota Padang Gelar Musda Ke-V



PADANG – Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kota Padang sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Ke-V pada Kamis (5/2/2026). Bertempat di salah satu hotel di Kota Padang, agenda empat tahunan ini mengusung tema besar: "Wujudkan Organisasi Profesional dan Bermartabat."

Meskipun sempat tertunda dari jadwal semula pada November 2025 akibat situasi bencana yang melanda wilayah Sumatera Barat, semangat para pejuang pendidikan anak usia dini ini tidak surut. Musda ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan organisasi dalam memperjuangkan hak-hak guru PAUD.
 

Refleksi dan Sejarah Kepengurusan
 
Ketua Himpaudi Kota Padang periode 2021–2025, Desi Susanti, dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangganya. Ia menyebut Musda kali ini sebagai bagian dari sejarah perjalanan organisasi yang penuh tantangan, terutama di tengah ujian bencana yang melanda.

"Kami memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepengurusan. Penundaan ini terjadi karena kondisi yang tidak terduga, namun kami berkomitmen agar Musda tidak diundur lagi. Semoga ke depan, Himpaudi semakin jaya dan terus konsisten memperjuangkan hak-hak kita, baik di tingkat daerah maupun pusat," ujar Desi Susanti.

Ketua Panitia, Vivi, turut mengapresiasi kehadiran seluruh peserta yang telah bahu-membahu menyukseskan acara ini, menegaskan bahwa soliditas antar pengurus adalah kunci kekuatan Himpaudi.

Dukungan Penuh dari Wilayah dan Legislatif
 
Ketua PW Himpaudi Provinsi Sumbar, H. Pun Ardi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Himpaudi Kota Padang. Dalam pernyataannya, ia mengenang perjuangan panjang saat masih menjabat di Komisi V DPRD Sumbar dalam mengawal agar guru PAUD mendapatkan insentif yang layak.

Beliau menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral untuk memperkuat posisi guru PAUD di mata hukum dan kesejahteraan.

Sinergi Legislatif: Berkolaborasi dengan DPRD Kota Padang, DPRD Sumbar, hingga DPR RI di Senayan.

Audiensi Strategis: Melakukan pendekatan rutin dengan Bunda PAUD di tingkat Kabupaten/Kota.

Advokasi Profesi: Terus mengantarkan aspirasi guru ke meja pengambil kebijakan.

Himpaudi Peduli Bencana
 
Di tengah agenda organisasi, sisi kemanusiaan tetap menjadi prioritas. PW Himpaudi Sumbar secara aktif menyalurkan bantuan bagi guru PAUD dan masyarakat yang terdampak bencana, mulai dari kebutuhan pokok (sembako), tikar, selimut, hingga kasur. Tak hanya itu, rencana pembangunan kembali gedung-gedung PAUD yang rusak akibat bencana juga telah masuk dalam agenda prioritas.

"Ini adalah spirit kita. Perjuangan untuk profesi guru PAUD adalah perjuangan yang luar biasa," tutup H. Pun Ardi.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai program Himpaudi atau mendukung gerakan pendidikan anak usia dini? Pantau terus informasi terkini melalui kanal resmi kami untuk bersama-sama mencetak generasi emas yang bermartabat.
 
Penulis: Sukra Rahmat Putra