Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Enam Putra-putri Terbaik Kota Padang Calon Panglima Birokrasi, Inilah Nama-Nama yang Lolos Seleksi Administrasi



PADANG – Gerbong mutasi dan pengisian jabatan strategis di Pemerintah Kota Padang memasuki babak krusial. Panitia Seleksi (Pansel) Terbuka secara resmi merilis daftar nama pejabat yang dinyatakan lolos seleksi administrasi untuk mengisi posisi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang.

Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 820.025/PANSEL-PDG/2026, yang didasarkan pada hasil rapat pleno panitia seleksi. Dari sejumlah pendaftar, enam figur senior birokrasi terpilih untuk memperebutkan posisi tertinggi di jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) tingkat kota tersebut.

Daftar Enam Besar Calon "Panglima" Birokrasi

Keenam kandidat yang lolos berasal dari latar belakang dinas yang beragam, mencerminkan persaingan kompetensi yang cukup merata. Berikut adalah daftar peserta berdasarkan urutan abjad:

Ances Kurniawan, S.STP, M.Si (Kepala Dinas Perhubungan)

Chandra Eka Putra, S.IP, M.Si (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja)

Fadelan Fitra Masta, ST, MT (Kepala Dinas Lingkungan Hidup)

Raju Minropa, S.STP, M.Si (Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah)

dr. Srikurnia Yati, M.K.M (Kepala Dinas Kesehatan)

Yopi Krislova, SH, MM (Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan)

Lolos dari seleksi berkas hanyalah pintu gerbang awal. Para kandidat kini dihadapkan pada jadwal uji kompetensi yang padat untuk membuktikan kapasitas manajerial dan intelektual mereka.

Sabtu, 28 Maret 2026: Tes Penulisan Makalah di Ruang CAT, Graha Perencanaan Zulyen Rais (Lantai 2).

Selasa, 31 Maret 2026: Penilaian Kompetensi (Assessment) mendalam mulai pukul 08.00 WIB.

Tahapan ini dianggap paling menentukan. Pasalnya, seorang Sekda dituntut tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga harus mampu menjadi jembatan antara kebijakan politik kepala daerah dengan implementasi di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Posisi Sekda adalah motor penggerak birokrasi. Siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu mengoordinasikan seluruh sektor, mulai dari keuangan, kesehatan, hingga penegakan aturan daerah secara harmonis."

Seiring dengan bergulirnya proses ini, harapan publik terhadap transparansi seleksi sangatlah tinggi. Mengingat jabatan Sekda memiliki pengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan masyarakat, objektivitas panitia seleksi menjadi kunci utama untuk menghasilkan pemimpin birokrasi yang kredibel dan bebas intervensi.

Kini, publik Kota Padang menanti, siapakah di antara keenam nama tersebut yang memiliki visi paling tajam dan integritas paling kokoh untuk mendampingi Wali Kota dalam membangun ibu kota Sumatera Barat ini.(SRP)