Merajut Sinergi di Senja Ramadan: Polda Sumbar Perkuat Kemitraan Melalui Aksi Sosial
PADANG – Bulan suci Ramadan senantiasa menjadi momentum emas untuk merangkul kebaikan. Rabu (11/3/2026), Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) membuktikan bahwa sinergi dan empati dapat bersatu dalam ruang yang hangat, melalui kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan di salah satu hotel di Kota Padang.
Acara yang berlangsung khidmat ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga manifestasi nyata komitmen Polda Sumbar dalam membangun hubungan harmonis dengan mitra strategis serta masyarakat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Susmelawati, hadir memimpin rangkaian acara yang mempertemukan jajaran kepolisian, insan pers, dan puluhan anak yatim-piatu.
Simbol Sinergi dan Empati
Dalam sambutannya, Susmelawati menekankan bahwa Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperluas jangkauan silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial.
"Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin memperkuat sinergi dengan rekan-rekan media sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim-piatu. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua," ujar Susmelawati di hadapan para hadirin.
Bagi Polda Sumbar, media adalah mitra krusial dalam menyebarluaskan informasi yang akurat, transparan, dan konstruktif bagi publik. Sinergi yang terjalin selama ini dianggap sebagai fondasi utama dalam menciptakan ekosistem komunikasi yang lebih hangat dan terbuka antara kepolisian dan masyarakat.
Menjemput Berkah di Bulan Suci
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika azan Magrib berkumandang. Meja yang sebelumnya diisi dengan diskusi dan canda tawa, berubah menjadi ruang berbagi rasa. Tidak hanya berbuka bersama, momen tersebut juga menjadi bentuk kepedulian nyata Polda Sumbar terhadap anak-anak yatim, yang diwujudkan melalui pemberian santunan dan bingkisan.
Pancaran kebahagiaan yang tersirat dari wajah anak-anak tersebut menjadi bukti bahwa perhatian kecil dapat memberikan dampak besar bagi semangat mereka di bulan penuh berkah ini. Acara ditutup dengan doa bersama dan tausiah, yang menegaskan kembali pentingnya menjaga persaudaraan di tengah perbedaan profesi dan latar belakang.
Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di atas meja berbuka, sekat antara aparat kepolisian, awak media, dan masyarakat melebur menjadi satu—bersatu dalam semangat kepedulian dan kebersamaan yang tulus.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
