Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemerintah Kota Payakumbuh Gelar Capacity Building ETPD, Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

 


Payakumbuh, SUMATERALINE – Dalam rangka percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar kegiatan Capacity Building ETPD bagi Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK SKPD) dan Bendahara melalui Bidang Akuntansi Badan Keuangan Daerah. Kegiatan ini berfokus pada penerapan Sistem Layanan SP2D Online dan pelaksanaan Rekonsiliasi Online Periode Triwulan I melalui Aplikasi SMART, yang berlangsung pada 28 April 2028 di aula pertemuan Josrizal Zain lantai III kantor Balaikota.

Diikuti seluruh PPK SKPD dan bendahara pengeluaran SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Acara dibuka secara resmi Sekretaris Badan Keuangan Daerah Kota Payakumbuh, Arif Siswandi, didampingi Kabid Akuntansi, Fitra Liza, serta Kepala Sub. Bidang Pengembangan dan IKD bersama tim bidang Akuntansi. Dan turut juga hadir dari perwakilan Bank Nagari, Diwine Rosheva Rosheli (Pemsie Marketing Bank Nagari) dan Febi Seska Reza (Petugas Administrasi Dana Bank Nagari) dalam mendukung suksesnya acara tersebut.

Awali sambutannya, Arif Siswandi tegaskan bahwa transformasi digital dalam pengelolaan keuangan daerah bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan. 

“Melalui kegiatan Capacity Building ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh PPK SKPD dan Bendahara memiliki pemahaman dan keterampilan yang sama dalam mengoperasikan SP2D Online dan Aplikasi SMART,” ungkap Arif.

Lebih lanjut, rekonsiliasi online yang tertib dan tepat waktu adalah kunci utama untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. 

“Saya berharap layanan yang kami berikan khususnya untuk SP2D online yang akan segera diterapkan dan rekonsiliasi tersistim online ini bisa mempermudah pengelolaan keuangan di OPD, karena semua sudah kami desain untuk terintegrasi secara digital,” ujar Arif Siswandi di hadapan para peserta.

Senada dengan Arif Siswandi, Diwine Rosheva Rosheli dari Bank Nagari menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh pihak perbankan terhadap langkah progresif Pemerintah Kota Payakumbuh. 

“Bank Nagari berkomitmen untuk selalu mendampingi dan memfasilitasi percepatan ETPD di seluruh daerah mitra kerja kami, termasuk Kota Payakumbuh,” sampainya.

Dengan sistem SP2D Online, Dwinie ungkapkan proses transfer dana ke rekening rekanan atau pihak ketiga dapat dilakukan lebih cepat, real-time, dan tentunya lebih aman. 

Diakhir penyampaian, Dwinie mengajak seluruh peserta yng hadir untuk dapat wujudkan pengelolaan keuangan daerah yang modern, efisien, dan bebas dari praktik-praktik konvensional yang menghambat.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Payakumbuh dalam mendorong transformasi tata kelola keuangan daerah menuju sistem yang semakin digital, transparan, akuntabel, cepat, dan efisien. 


Melalui penguatan kapasitas PPK SKPD dan Bendahara, diharapkan seluruh proses administrasi keuangan, mulai dari pencairan dana hingga rekonsiliasi, dapat berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan terintegrasi.

Penerapan layanan SP2D Online dan Rekonsiliasi Online melalui Aplikasi SMART menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem ETPD di Kota Payakumbuh. 

Upaya ini tidak hanya mendukung percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pengawasan keuangan, serta mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang modern dan terpercaya. (MC)