Respon Positif dari Masyarakat, Tim PPK 2.4 BPJN Sumbar Berhasil Atasi Longsor di Jalur Tapan – Batas Jambi
PESISIR SELATAN – Dedikasi dalam menjaga konektivitas antarprovinsi kembali ditunjukkan oleh jajaran Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II. Berkat kesigapan Tim PPK 2.4, arus lalu lintas di ruas Jalan Tapan – Batas Jambi yang sempat terhambat akibat tanah longsor kini telah kembali normal.
Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Minggu (5/4/2026) di daerah Sako, tepatnya di KM 236+700 yang merupakan akses vital menuju Kabupaten Kerinci. Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi di kawasan tersebut memicu turunnya material tanah yang menutupi badan jalan, sehingga sempat melumpuhkan pergerakan kendaraan.
Aksi Cepat di Lapangan
Menanggapi situasi darurat tersebut, Tim PPK 2.4 bergerak cepat ke lokasi musibah. Dengan mengerahkan unit alat berat secara optimal, tim di bawah naungan PJN II melakukan pembersihan material tanah secara intensif guna memastikan jalan dapat segera dilalui kembali.
"Prioritas utama kami adalah keselamatan pengguna jalan dan pemulihan arus logistik. Tim langsung kami terjunkan ke titik Sako agar hambatan di badan jalan bisa segera teratasi," ujar perwakilan tim teknis di lapangan.
Kondisi Terkini
Hingga saat ini, proses evakuasi material telah rampung 100%. Arus lalu lintas dari kedua arah dilaporkan telah kembali lancar dan dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan. Kendati demikian, pihak PJN II tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang ekstrem masih berpotensi menimbulkan kerawanan di beberapa titik jalur perbukitan.
Upaya tanggap darurat ini merupakan wujud nyata komitmen BPJN Sumatera Barat dalam slogan "Sigap Membangun Negeri untuk Rakyat," memastikan infrastruktur jalan nasional tetap dalam kondisi mantap dan aman bagi seluruh masyarakat.
Kecepatan penanganan ini mendapat apresiasi langsung dari para pengguna jalan. Roni (42), seorang sopir truk logistik yang tengah melintas menuju Kerinci, mengaku sempat khawatir akan terjebak lama di lokasi.
"Awalnya saya pikir bakal menginap di jalan karena materialnya cukup banyak. Tapi alhamdulillah, petugas dan alat berat cepat sekali sampai di lokasi. Terima kasih kepada tim BPJN yang sudah bekerja keras, sehingga barang bawaan kami tidak terlambat sampai tujuan," ungkapnya lega.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
