Melampaui Batas Medis: Kala RSUP Dr. M. Djamil Menenun Kepedulian Lewat Ibadah Kurban
PADANG – Rumah sakit sering kali diidentikkan dengan lorong-lorong sunyi, aroma antiseptik, dan ketegangan ruang perawatan. Namun, pemandangan berbeda tersaji di lapangan kompleks RSUP Dr. M. Djamil Padang. Nuansa penuh kehangatan, gotong royong, dan kepedulian sosial menyeruak mengalahkan atmosfer kaku khas rumah sakit, saat delapan ekor sapi kurban disembelih dalam rangkaian peringatan Hari Raya Idul Adha.
Bagi rumah sakit rujukan utama ini, ibadah kurban bukan sekadar ritual keagamaan tahunan yang berulang. Lebih dari itu, momentum ini menjadi wujud nyata dari komitmen mereka yang tidak hanya berfokus pada penyembuhan fisik pasien, tetapi juga pada penguatan empati dan kepedulian sosial bagi masyarakat luas.
Sejak pagi buta, suasana kebersamaan telah terasa. Panitia, pegawai, tenaga kesehatan, hingga deretan relawan melebur tanpa sekat. Mereka bergotong royong, berbagi tugas mulai dari proses penyembelihan hingga pengemasan daging. Riuh rendah kerja sama ini memperlihatkan bahwa semangat melayani di RSUP Dr. M. Djamil telah mengakar, meluas dari ruang perawatan hingga ke lapangan sosial.
Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, melalui, Panitia Ibadah Kurban, Juni Fitrah, S.Si, Apt, M.Farm, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh insan rumah sakit yang telah menitipkan ibadah kurbannya melalui Masjid Asy Syifa RSUP Dr. M. Djamil. Menurutnya, tingginya partisipasi tahun ini adalah cerminan dari kokohnya semangat berbagi di lingkungan rumah sakit.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta kurban yang telah berpartisipasi dan mempercayakan ibadah kurbannya kepada panitia Masjid Asy Syifa. Semoga ibadah kurban ini menjadi amal ibadah yang diterima Allah SWT serta membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan penerima manfaat,” ujar Juni Fitrah, didampingi Wakil Ketua Ns. Mira Susanti, S.Kep, M.Kep, dan Sekretaris Panitia Yulfendri, Amd.PK, SKM.
Juni menambahkan bahwa esensi kurban sejatinya berjalan beriringan dengan napas pengabdian para tenaga kesehatan. Nilai-nilai keikhlasan dan kerelaan berkorban yang terkandung dalam Idul Adha adalah refleksi dari ketulusan yang saban hari mereka berikan saat merawat pasien.
“Kurban bukan hanya tentang penyembelihan hewan, tetapi juga tentang keikhlasan, kebersamaan, dan kepedulian kepada sesama. Nilai-nilai itu sejalan dengan semangat pelayanan yang setiap hari dijalankan oleh seluruh insan rumah sakit,” tuturnya menyentuh.
Aksi nyata kepedulian sosial ini dibuktikan melalui sasaran distribusi daging kurban. Pihak panitia memastikan manfaat ibadah ini menjangkau mereka yang membutuhkan di garda belakang dan lingkungan sekitar rumah sakit—mulai dari petugas kebersihan, tenaga pendukung hospitalitas, hingga masyarakat sekitar yang berhak menerima.
Agar misi kemanusiaan ini berjalan sempurna, persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari. Aspek kebersihan, syariat penyembelihan, hingga pemeriksaan kesehatan hewan kurban dipastikan memenuhi standar ketat demi menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan rumah sakit.
“Kami berupaya agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan tertib. Alhamdulillah, seluruh panitia dan relawan bekerja sama dengan penuh semangat sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan lancar,” tambahnya lagi.
Melalui helatan kurban ini, RSUP Dr. M. Djamil kembali menegaskan posisinya di tengah masyarakat: bukan sekadar institusi medis tempat mengobati rasa sakit, melainkan sebuah oase kemanusiaan yang terus merawat tali silaturahmi, menebar kebahagiaan, dan mendekatkan diri dengan hati masyarakat yang mereka layani.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
