Transformasi RSUP Dr. M. Djamil: Menuju Era Baru Pembiayaan Rumah Sakit yang Transparan dan Berkualitas
PADANG – Di tengah dinamika industri kesehatan yang menuntut efisiensi tinggi tanpa mengorbankan mutu, RSUP Dr. M. Djamil Padang muncul sebagai pionir. Melalui penerapan skema unit cost yang progresif, rumah sakit rujukan utama di Sumatera Barat ini sukses mengintegrasikan akuntabilitas finansial dengan orientasi layanan pasien yang unggul.
Kepastian Biaya, Standar Layanan Dunia
Sejak November tahun lalu, RSUP Dr. M. Djamil telah menanggalkan struktur tarif konvensional dan beralih ke skema tarif paket standar berbasis unit cost. Langkah ini bukan sekadar perubahan angka, melainkan wujud nyata komitmen rumah sakit dalam menghadirkan sistem pembiayaan yang lebih adil dan mudah dipahami masyarakat.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menegaskan bahwa sistem ini adalah kunci transparansi.
"Kami menghadirkan sistem pembiayaan yang lebih efisien dan transparan. Dengan unit cost, setiap layanan kesehatan dihitung berdasarkan komponen biaya yang terstruktur. Hasilnya? Kami mampu mengendalikan pemborosan sekaligus memastikan kualitas pelayanan tetap di level optimal," jelas Dr. Dovy.
Bukan Sekadar Angka, Tapi Budaya Kerja
Implementasi unit cost di RSUP Dr. M. Djamil merupakan kerja kolaboratif lintas lini. Dukungan strategis datang dari Direktur Perencanaan dan Keuangan, Luhur Joko Prasetyo, bersama Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian, dr. Maliana, M.Kes.
Secara teknis, dr. Ardiansyah, Sp.BTKV, MARS, FICS, FIATCVS (Ketua Unit Cost) dan Fena Amalia Untari, SKM.MPH (Wakil Kepala Instalasi SIMRS) telah membangun ekosistem digital yang kokoh untuk mendukung sistem ini. Transformasi digital inilah yang memicu perubahan budaya kerja; dari pola manual menjadi tata kelola berbasis data yang presisi.
Menjadi Kiblat Benchmarking Nasional
Keberhasilan ini menarik perhatian pelaku industri kesehatan swasta papan atas, salah satunya PT Bundamedik Tbk (BMHS Group). Dalam sesi diskusi benchmarking terbaru, jajaran petinggi BMHS Group secara khusus mempelajari model pengelolaan biaya di RSUP Dr. M. Djamil.
Direktur PT Bundamedik Tbk, Cuncun Wijaya, memberikan apresiasi tinggi atas keberanian RSUP Dr. M. Djamil dalam mengimplementasikan sistem ini lebih awal. "Pengalaman RSUP Dr. M. Djamil menjadi referensi sangat berharga bagi kami dalam memperkuat sistem pengelolaan biaya di jaringan rumah sakit kami," ungkapnya.
Senada dengan itu, Komisaris Independen PT Bundamedik Tbk, drg. Arianti Anaya, MKM, menilai RSUP Dr. M. Djamil sebagai contoh sukses rumah sakit pemerintah yang adaptif terhadap tantangan keberlanjutan sistem kesehatan nasional.
Mengapa Unit Cost adalah Masa Depan?
Penerapan unit cost di RSUP Dr. M. Djamil memberikan tiga manfaat utama bagi ekosistem kesehatan:
Transparansi Mutlak: Pasien mendapatkan kepastian biaya yang lebih jelas.
Efisiensi Operasional: Menekan risiko pemborosan sumber daya rumah sakit.
Kualitas Terjamin: Kendali biaya tidak mengurangi mutu, justru memastikan setiap tindakan medis dilakukan secara efektif.
Dengan langkah strategis ini, RSUP Dr. M. Djamil tidak hanya sekadar mengobati, tetapi juga mengedukasi dan membangun kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang profesional. Sebuah standar baru telah ditetapkan dari Padang untuk Indonesia.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
