Wali Kota Padang Fadli Amran Apresiasi Kemandirian Warga PBSM: "Role Model" Lingkungan Bersih dan Ramah Anak
PADANG – Suasana Minggu pagi (3/5/2026) di Perumahan Puri Berlindo Sumbar Mas (PBSM) terasa begitu istimewa. Tanpa protokol formal yang kaku dan rombongan besar, Wali Kota Padang, Fadli Amran, hadir di tengah masyarakat untuk merajut silaturahmi spontan yang penuh kehangatan. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk apresiasi nyata terhadap komitmen warga dalam mewujudkan lingkungan yang asri dan mandiri.
Sinergi Program Unggulan di Akar Rumput
Kunjungan ini dimanfaatkan Wali Kota untuk melihat langsung bagaimana program unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang diimplementasikan secara swadaya oleh masyarakat. Di lingkungan RT 04/RW 15, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Fadli Amran menyaksikan geliat positif di berbagai lini.
Mulai dari menyapa atlet muda di Dojo Rabani, hingga beramah tamah dengan santri Rumah Tahfiz Ahlul Qur’an. Fadli Amran menekankan bahwa pendidikan karakter melalui agama adalah prioritas.
"Ini sejalan dengan program Smart Surau. Kami di Pemko Padang sudah menjalankan program pendidikan ke Universitas Kuala Lumpur bagi anak-anak kita yang memiliki hafalan Al-Qur'an yang banyak. Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap generasi penghafal Al-Qur'an," ujar Fadli Amran di sela diskusi santai.
PBSM: Pionir Lingkungan Bersih dan Sehat
Ketua RT 04/RW 15, Fajri Muharja, dalam paparannya menjelaskan bahwa visi perumahan mereka adalah menjadi kawasan yang nyaman, bersih, sehat, dan ramah anak. Menariknya, seluruh fasilitas—mulai dari lapangan olahraga (bulu tangkis, futsal, basket portabel) hingga pengelolaan drainase—dibangun dan dirawat secara swadaya melalui gotong royong.
Wali Kota secara khusus memberikan catatan emas pada pengelolaan sampah mandiri yang telah berjalan selama lima tahun terakhir di PBSM. Namun, Fadli Amran mendorong warga untuk naik kelas ke tahap Ekonomi Sirkular.
"Kami mendorong pemilahan sampah organik dan non-organik langsung dari sumbernya, yaitu rumah tangga. Dengan sistem Bank Sampah, iuran sampah yang biasanya menjadi beban pengeluaran, ke depan justru bisa menjadi sumber pendapatan atau surplus bagi warga melalui buku saldo sampah," jelas Wali Kota.
Rencana Strategis: Kanalisasi dan Ruang Terbuka Hijau
Tak hanya membahas apa yang sudah ada, pertemuan ini juga menjadi wadah aspirasi. Warga mengusulkan rencana kanalisasi di hulu irigasi Gunung Nago untuk menciptakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan area rekreasi baru. Menanggapi hal tersebut, pihak RT telah berkoordinasi dengan BWS V dan berharap dukungan penuh dari Pemerintah Kota.
Sebagai langkah konkret pasca-kunjungan, pengurus RT 04/RW 15 langsung bergerak cepat melakukan rapat tindak lanjut. "Kami akan menggandeng akademisi dari Universitas Andalas untuk merumuskan mekanisme Bank Sampah yang sinkron dengan konsep Pemko Padang," tegas Fajri Muharja.
Keakraban Tanpa Sekat
Kunjungan ditutup dengan momen hangat saat Wali Kota membaur menikmati hidangan khas merakyat seperti bubur kacang padi dan kerupuk kuah bersama warga dan tokoh masyarakat. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Padang Timur, Lurah Kubu Dalam Parak Karakah, anggota DPRD Kota Padang Rafly Boy, serta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Aksi spontan Wali Kota Padang ini menegaskan bahwa pemimpin yang hadir langsung di tengah masyarakat mampu menyerap aspirasi lebih efektif sekaligus memotivasi warga untuk terus berinovasi membangun kota dari lingkup terkecil.
