Hurisna Jamhur Resmi Dilantik di Kepengurusan PERWOSI, Tegaskan Perempuan Adalah Subjek Utama Pembangunan Daerah
Payakumbuh, SUMATERALINE — Panggung kepemimpinan perempuan di Kota Payakumbuh kian diperhitungkan di ruang publik. Hal ini dibuktikan dengan resminya Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Partai NasDem, Hurisna Jamhur, dilantik masuk dalam jajaran kepengurusan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Kota Payakumbuh periode 2026–2030. Langkah strategis ini kian mempertegas komitmennya dalam memperjuangkan hak-hak perempuan serta menggerakkan roda pembangunan daerah dari berbagai lini.
Keterlibatan aktif pimpinan legislatif ini membuktikan bahwa dirinya tidak hanya hadir sebagai pelengkap di jajaran birokrasi, melainkan aktor utama yang senantiasa membawa dampak nyata. Melalui wadah organisasi wanita olahraga ini, Hurisna siap menyelaraskan misi pemberdayaan perempuan di sektor kesehatan dan sosial kemasyarakatan demi mewujudkan ketahanan keluarga serta mencetak generasi masa depan yang unggul di akar rumput.
Ditemui usai prosesi pelantikan pengukuhan kepengurusan, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Hurisna Jamhur, menyampaikan pandangan mendalam mengenai peran substansial perempuan modern dalam tatanan kebijakan daerah.
"Jabatan dan organisasi ini bukan sekadar posisi struktural atau ajang seremoni simbolis belaka. Ini adalah amanah besar serta ruang pengabdian yang harus dipertanggungjawabkan secara nyata kepada masyarakat Payakumbuh," tegas Hurisna penuh komitmen.
Hurisna mengulas bahwa tantangan kaum perempuan di era saat ini telah bergeser jauh. Jika dahulu perjuangan terfokus pada akses mendasar, kini saatnya kaum hawa berani menembus ruang-ruang pengambilan keputusan demi menjaga integritas di tengah dinamika daerah.
Ia juga menambahkan bahwa bidang olahraga, kesehatan, pendidikan, serta ekonomi keluarga merupakan pilar-pilar penting yang saling bertautan erat. Menurutnya, kekuatan pembangunan Kota Payakumbuh tidak akan pernah berjalan utuh tanpa keterlibatan aktif dan sinergis dari kaum perempuan itu sendiri.
"Kalau perempuan terus-menerus menunggu kesempatan datang, maka ruang perubahan itu tidak akan pernah benar-benar terbuka lebar untuk kita. Kita harus bergerak maju dan mengambil peran itu. Perempuan Payakumbuh bukan lagi sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang memegang kendali atas arah masa depan daerah yang kita cintai ini," pungkasnya menyemangati kaum perempuan.
Melalui rilis resmi Media DPRD ini, pimpinan legislatif Kota Payakumbuh tersebut berkomitmen untuk terus vokal dalam mendorong kebijakan yang transparan serta memastikan perlindungan terhadap hak-hak perempuan dan anak tetap menjadi skala prioritas di gedung dewan.
