Libur Tahun Baru Islam 1448 H, Lonjakan Penumpang KA Pariaman Ekspres Tembus 138 Persen
PADANG – Antusiasme masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan transportasi massal berbasis rel terus menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat lonjakan tajam jumlah penumpang selama momen libur Tahun Baru Islam 1448 H yang jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.
Pada hari libur nasional tersebut, KAI Divre II Sumbar sukses melayani total 8.659 pelanggan. Angka ini merepresentasikan tingkat okupansi sebesar 111 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu sebanyak 7.792 kursi. Lonjakan ini dipicu oleh tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan hari libur untuk bepergian.
KA Pariaman Ekspres Jadi Primadona
Dari sejumlah rangkaian kereta yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres menjadi penyumbang volume penumpang terbesar sekaligus menjadi primadona masyarakat. Kereta ini tercatat mengangkut hingga 5.870 penumpang, mencatatkan okupansi fantastis mencapai 138 persen dari kapasitas normalnya yang sebesar 4.240 tempat duduk.
Di posisi berikutnya, KA Minangkabau Ekspres turut berkontribusi dengan melayani 1.590 penumpang, disusul oleh KA Lembah Anai yang mengangkut 1.203 penumpang.
"Tingginya jumlah pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. Saat ini, kereta api semakin menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan," ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, dalam keterangan resminya.
Reza juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang telah memilih kereta api. Menurutnya, kepercayaan ini menjadi motivasi kuat bagi KAI untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, serta pengalaman perjalanan secara menyeluruh.
Stasiun Padang dan Pariaman Paling Padat
Berdasarkan data operasional KAI Divre II Sumbar, pergerakan penumpang terpusat di beberapa titik stasiun utama. Stasiun Padang dan Stasiun Pariaman mendominasi baik untuk pergerakan keberangkatan maupun kedatangan.
Lima Stasiun dengan Volume Keberangkatan Tertinggi:
Stasiun Padang: 2.664 penumpang
Stasiun Pariaman: 1.784 penumpang
Stasiun BIM: 689 penumpang
Stasiun Air Tawar: 646 penumpang
Stasiun Lubuk Alung: 432 penumpang
Lima Stasiun dengan Volume Kedatangan Tertinggi:
Stasiun Padang: 2.714 penumpang
Stasiun Pariaman: 1.868 penumpang
Stasiun BIM: 816 penumpang
Stasiun Air Tawar: 612 penumpang
Stasiun Naras: 411 penumpang
Komitmen Pelayanan dan Imbauan Pembelian Tiket
Keberhasilan KAI Divre II Sumbar dalam mengakomodasi lonjakan penumpang ini tidak lepas dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sarana dan prasarana. Ketepatan waktu perjalanan (on-time performance) yang bebas dari hambatan kemacetan jalan raya tetap menjadi keunggulan utama yang ditawarkan kepada masyarakat.
Untuk mengantisipasi kepadatan pada masa libur berikutnya, KAI mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal. Pengguna jasa disarankan melakukan pemesanan tiket secara daring melalui aplikasi Access by KAI yang sudah bisa diakses sejak H-7 sebelum keberangkatan.
Meski demikian, bagi masyarakat yang ingin membeli langsung, KAI tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara go-show di loket stasiun yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama persediaan kursi masih ada.
“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di setiap aspek, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu akan senantiasa menjadi prioritas utama dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Reza.('!')
