Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wali Kota Lantik Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional

 


Payakumbuh, SUMATERALINE — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Pejabat Administrator dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. Prosesi yang berlangsung khidmat ini digelar di Aula Pertemuan Josrizal Zain, Lantai 3 Kantor Wali Kota Payakumbuh, Kamis (11/6/2026).

Acara pelantikan ini turut disaksikan dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten I, II, dan III, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tamu undangan lainnya.

Dalam arahannya, Wali Kota Zulmaeta menegaskan bahwa rotasi, mutasi, hingga pengisian jabatan kosong ini merupakan bagian dari strategi taktis untuk mengakselerasi program kerja Pemerintah Kota. Ia menjamin seluruh proses penetapan jabatan didasarkan pada penilaian kinerja, kompetensi, dan integritas.  

"Kami tegaskan proses ini tanpa tendensi apa pun. Semua murni dilakukan untuk menempatkan pegawai sesuai bidangnya, agar roda pemerintahan dapat berakselerasi lebih lincah," ujar Wali Kota di hadapan para pejabat yang dilantik.  

Lebih lanjut, Zulmaeta mengungkapkan bahwa sistem mutasi kali ini merupakan buah dari implementasi Manajemen Talenta Pemko Payakumbuh. Sistem ini dikembangkan untuk memajukan karir ASN dan telah resmi mengantongi persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat pada dua hari yang lalu.

“Jabatan adalah sementara, namun pengabdian adalah selamanya. Berkinerjalah dengan baik dan jadilah agen perubahan!,” sampai Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

Menghadapi tingginya ekspektasi publik serta dinamika ekonomi global saat ini, Wali Kota memberikan instruksi tajam. Ia meminta para pejabat baru segera melakukan dialog kinerja dengan atasan dan staf untuk memetakan ruang perbaikan.  

ASN Payakumbuh juga dilarang keras bekerja secara kaku. Ke depan, pengelolaan kinerja akan berfokus pada hasil akhir dan ekspektasi pimpinan (job to be done), bukan lagi terjebak formalitas uraian tugas (job description).  

"Pegang teguh nilai Trilogi Zuzema, yaitu Kejujuran, Loyalitas, dan Profesionalisme sebagai landasan etika kerja. Jaga integritas, langsung bergerak cepat, dan jauhkan diri dari sifat egois, masalah moral, judi, narkoba, hingga pungutan liar (pungli). Hasil evaluasi kinerja ini akan menjadi instrumen riil dalam pemberian reward maupun sanksi," tegas Zulmaeta memberi peringatan. 

Adapun untuk daftar pejabat administrator dan fungsional yang dilantik, yakni di jajaran Pejabat Administrator, posisi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Adnaan WD kini resmi dijabat oleh dr. Efriza Naldi. Sementara itu, posisi Camat Payakumbuh Utara dipercayakan kepada Arini Nesa Putri. 

Pergeseran dan promosi jabatan juga terjadi di beberapa dinas dan badan. Denitral, resmi dilantik sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga, berdampingan dengan Asmarini, yang mengisi posisi Kepala Bidang Kebudayaan di dinas yang sama. 

Di lingkungan RSUD Dr. Adnaan Wd, posisi Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan dan Humas kini diisi oleh Ns. Novera Akmal.

Untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mendapat tenaga baru, yakni Tutierlina, sebagai Sekretaris Badan dan Rudi Arnel, sebagai Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi. 

Selanjutnya, Desi Muthia, dilantik sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinas Sosial, serta Revisa Gusti Ayu, sebagai Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Selain Pejabat Administrator, prosesi pelantikan ini juga menyasar sektor fungsional. Dua Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni Bismikal dan Walid Afebri Ramos, turut diambil sumpahnya untuk menempati posisi Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh. (MC)