Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wawako Padang Maigus Nasir Ajak Jamaah Jihad Melawan Narkoba dan LGBT




PADANG — Pemerintah Kota Padang secara tegas menyuarakan perang terhadap segala bentuk kemaksiatan, khususnya ancaman narkoba dan perilaku penyimpangan LGBT. Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (27/6/2026).

Di hadapan ratusan jamaah, Maigus Nasir menyampaikan bahwa makna hijrah di era modern tidak lagi soal perpindahan fisik, melainkan sebuah transformasi moral untuk meninggalkan seluruh larangan Allah SWT. Menurutnya, tantangan terbesar umat Islam saat ini adalah menyelamatkan generasi muda dari kerusakan moral.

"Jihad hari ini bukan lagi mengangkat senjata seperti zaman Rasulullah, melainkan berjuang melawan kemungkaran dan menjaga anak-anak kita dari kehancuran. Jihad paling berat saat ini adalah menjaga generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan yang merusak," ujar Maigus Nasir tegas.

Pemko Padang Tabuh Genderang Perang Terhadap Maksiat

Sebagai wujud nyata dari semangat hijrah, Maigus menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Padang terus bergerak masif menggaungkan berbagai gerakan sosial-keagamaan. Langkah konkret ini diambil demi membentengi masyarakat dari ancaman penyakit sosial yang kian mengkhawatirkan.

Deklarasi Anti Narkoba: Upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika yang mengancam masa depan remaja Padang.

Gerakan Tolak LGBT: Sikap tegas pemerintah dan masyarakat dalam menolak penyimpangan perilaku yang merusak tatanan norma dan agama.

Parade Tauhid: Kegiatan syiar untuk memperkuat fondasi keimanan warga kota.

Guna memperkuat benteng pertahanan dari tingkat akar rumput, Pemko Padang juga menghadirkan inovasi berupa Program Smart Surau. Program ini didesain khusus untuk menarik minat anak-anak dan remaja agar kembali meramaikan masjid, belajar mengaji, serta menyibukkan diri dengan aktivitas keagamaan yang positif.

Subuh Mubarakah Perdana di Tahun Baru 1448 Hijriah

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Idrial Idrus, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyebutkan bahwa Subuh Mubarakah kali ini terasa spesial karena merupakan yang pertama digelar sejak memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

"Kami berharap Subuh Mubarakah ini menjadi awal yang baik. Semoga semangat hijrah tidak hanya menjadi seremonial belaka, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama," harap Idrial.

Kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat ini juga dihadiri oleh Plt Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Nanggalo David Ferdinand, serta para lurah se-Kecamatan Nanggalo yang berkomitmen penuh mendukung program keagamaan di wilayah mereka.

Penulis :  Sukra Rahmat Putra