Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Akselerasi Masterplan, RS M. Djamil Padang Gandeng Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Gedung Dormitory



PADANG – RSUP Dr. M. Djamil Padang terus mematangkan langkah pengembangan infrastruktur demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Sumatera bagian tengah. Salah satu agenda strategis yang kini tengah dipacu adalah percepatan pembangunan gedung dormitory sebagai bagian dari masterplan rumah sakit rujukan nasional tersebut.

Sebagai langkah konkret, Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, bersama jajaran manajemen melakukan pertemuan koordinasi dengan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Sumatera Barat, Ahdiyarsyah, ST, MT, pada Selasa (7/7). Dalam pertemuan tersebut, Dirut RS M. Djamil juga menyerahkan proposal resmi rencana pembangunan gedung dormitory untuk diteruskan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Dr. Dovy Djanas menjelaskan bahwa pembangunan gedung dormitory ini mengalami penyesuaian jadwal atas arahan Kementerian Kesehatan. Awalnya, proyek ini direncanakan pada tahap ketiga, namun kini dipercepat untuk menyiasati dampak pembangunan gedung utama.

Pada tahap awal pengembangan, RS M. Djamil akan membangun Gedung Central Medical Unit (CMU) setinggi delapan lantai dan gedung rawat inap Non-JKN setinggi lima lantai. Namun, proyek prioritas ini mengharuskan adanya pembongkaran sejumlah ruang rawat inap eksisting yang berpotensi memangkas sekitar 179 dari total 800 tempat tidur yang tersedia.

"Pembangunan gedung baru ini menuntut adanya pembongkaran ruang rawat inap. Dampaknya, kita akan kehilangan sekitar 179 tempat tidur untuk sementara waktu. Agar kapasitas pelayanan dan kenyamanan pasien tidak terganggu selama proses konstruksi, kami mengusulkan percepatan pembangunan gedung dormitory," ujar Dovy Djanas.

Selama masa pembangunan Gedung CMU dan ruang rawat inap Non-JKN berjalan, gedung dormitory akan dialihfungsikan sementara waktu sebagai ruang rawat inap darurat. Setelah seluruh proyek gedung utama rampung, fungsi dormitory akan dikembalikan ke rencana awal, yaitu sebagai fasilitas diklat, pusat pengembangan SDM tenaga kesehatan, serta akomodasi bagi keluarga pasien.

Rencana strategis ini mendapat respon positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kepala Dinas Perkimtan Sumbar, Ahdiyarsyah, ST, MT, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memfasilitasi usulan ini ke tingkat pusat.

“Kami sangat mendukung rencana pembangunan gedung dormitory RS M. Djamil. Fasilitas ini bernilai strategis bagi pelayanan kesehatan dan pendidikan di Sumatera Barat. Pemprov Sumbar siap memfasilitasi dan mengawal proposal ini ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman agar bisa segera direalisasikan melalui sinergi yang solid,” tegas Ahdiyarsyah.

Melalui koordinasi intensif dan dukungan penuh dari Pemprov Sumbar, proyek dormitory ini diharapkan dapat segera memasuki tahapan eksekusi. Langkah ini menjadi bukti komitmen RS M. Djamil dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif tanpa mengorbankan kenyamanan pasien selama masa transisi pembangunan.

Penulis : Sukra Rahmat Putra