Dongkrak Kelancaran Logistik ke Jambi, Warga Apresiasi Perbaikan Jalan oleh BPJN Sumbar
PADANG ARO – Langkah cepat Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat dalam melakukan preservasi di Jalan Nasional Ruas Padang Aro hingga Batas Jambi mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan para pengguna jalan. Proyek yang dikomandoi oleh PPK 2.5 ini dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan akses transportasi yang lebih aman dan layak.
Kegiatan preservasi ini berfokus pada peningkatan kapasitas jalan serta keselamatan dan kenyamanan mobilitas publik. Penanganan efektif dilakukan di dua titik lokasi, mencakup pelebaran jalan dan pembangunan trotoar masing-masing sepanjang 750 meter. Selain itu, pengerjaan fasilitas pendukung seperti pemasangan saluran drainase U-Ditch, pasangan batu mortar, hingga galian pelebaran badan jalan terus dikebut.
Sejumlah pengendara lintas provinsi mengungkapkan rasa puas mereka atas perbaikan ini. Menurut mereka, pelebaran jalan dan perbaikan drainase sangat berdampak pada berkurangnya risiko kecelakaan, terutama saat arus lalu lintas padat atau cuaca buruk. Kenyamanan berkendara kini jauh lebih terasa dibanding sebelumnya.
"Dulu kalau lewat sini harus ekstra hati-hati, apalagi kalau papasan dengan truk besar saat hujan. Jalannya sempit dan air sering menggenang. Sekarang setelah dilebarkan dan drainasenya diperbaiki, berkendara jadi jauh lebih tenang dan aman," ujar Baron (42), salah seorang sopir travel rute Padang–Kerinci yang rutin melewati jalur tersebut.
Apresiasi senada juga datang dari warga setempat dan para pelaku usaha logistik. Jalur ini merupakan urat nadi penting untuk distribusi barang dan jasa menuju perbatasan Provinsi Jambi. Dengan kondisi jalan yang semakin mantap, andal, dan aman, waktu tempuh perjalanan menjadi lebih efisien dan biaya operasional angkutan dapat ditekan.
Hendri (48), seorang pelaku usaha angkutan komoditas perkebunan, mengakui dampak positif efisiensi tersebut. "Jalur ini adalah akses utama kami untuk kirim hasil bumi ke Jambi. Dengan kondisi jalan yang mulus seperti sekarang, waktu tempuh jadi lebih cepat. Biaya perawatan armada seperti ban dan kaki-kaki kendaraan juga bisa kami hemat," ungkapnya.
Tidak hanya bagi pengendara, warga yang tinggal di sepanjang jalur tersebut juga merasakan manfaat langsung dari penataan infrastruktur ini. Keberadaan trotoar baru membuat kawasan pemukiman dan usaha mereka menjadi lebih tertata sekaligus ramah pejalan kaki.
BPJN Sumatera Barat menegaskan bahwa proyek ini merupakan wujud komitmen berkelanjutan pemerintah untuk menjaga kualitas jalan nasional. Melalui infrastruktur yang prima, diharapkan mobilitas masyarakat semakin lancar dan roda perekonomian antarpovinsi dapat bergerak lebih cepat.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
