Jalan Panjang Takdir Fadli Aulia: Dari Gelombang Ujian Menuju Singgasana Pengabdian
Sumber foto media sosial
DHARMASRAYA - Ada yang bilang, takdir Allah tidak pernah datang terlambat, tidak pula terlalu cepat. Ia selalu tiba tepat pada waktunya, dibungkus oleh rahasia dan hikmah yang sering kali baru bisa terbaca setelah gelombang ujian berhasil dilalui.
Bagi Fadli Aulia, keyakinan itu bukan sekadar kalimat penyejuk hati yang diucapkan saat diterpa ujian. Keyakinan atas takdir Allah yang mutlak dan tak dapat ditawar-tawar itu sudah ia tancapkan kuat-kuat sejak melangkah ke arena Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 lalu.
Ketika hasil akhir tak memihak dan pintu parlemen belum terbuka untuknya kala itu, tak ada raut penyesalan apalagi beban di dadanya. Semua diserahkannya secara utuh kepada Sang Maha Menentukan. Kegagalan itu ia konversi menjadi energi positif sebuah pemantik semangat untuk terus berjuang di jalan pengabdian yang lain.
Menebar Bakti di Sisi Pemimpin
Energi dan ketulusan itu kemudian menemukan muaranya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Bersama barisan relawan dan kolega, Bendahara DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Dharmasraya ini berjuang membakar semangat warga demi memenangkan Annisa Suci Ramadhani.
Qodarullah, takdir indah itu terwujud. Annisa Suci Ramadhani dipercaya rakyat memimpin Kabupaten Dharmasraya periode 2025–2030.
Selama hampir satu tahun mendampingi perjalanan kepemimpinan sang Bupati, Fadli merasa mendapatkan "madrasah kehidupan" yang luar biasa. Ia menyerap banyak pelajaran tentang kepemimpinan, keteguhan hati, dan komitmen melayani masyarakat tanpa henti.
"Bahkan sangat banyak pelajaran yang saya dapatkan. Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaannya, Ibu Bupati. Maafkan saya yang masih banyak kekurangan ini," tutur Fadli dalam sebuah ungkapan kerendahan hatinya.
Ia selalu mendoakan agar Bupati Annisa senantiasa dianugerahi kekuatan dan kesehatan dalam mewujudkan cita-cita besar: Dharmasraya Sejahtera Merata.
Matahari Terbit di Ruang Paripurna
Namun, garis takdir kembali memanggil Fadli Aulia untuk berdiri di garda terdepan menyuarakan aspirasi rakyat.
Senin, 20 Juli 2026, suasana ruang sidang utama DPRD Kabupaten Dharmasraya tampak khidmat. Di bawah sorot lampu sidang dan disaksikan deretan tokoh penting daerah, Fadli Aulia resmi mengucapkan sumpah dan janji jabatan sebagai Anggota DPRD Kabupaten Dharmasraya sisa masa jabatan 2024–2029 melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW) Fraksi PKB.
Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra, serta didampingi Wakil Ketua Sujito dan Ade Sudarman tersebut berlangsung hangat dan penuh keharuan.
Hadir menyaksikan momentum bersejarah itu, Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, jajaran Forkopimda, para kepala OPD, pimpinan partai politik, serta tokoh masyarakat.
Fadli melangkah menggantikan Irzal Riyanto politisi senior yang memilih melanjutkan pengabdian di bidang lain. Sebagai wakil rakyat yang lahir dan berakar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV (meliputi Kecamatan Sungai Rumbai, Koto Besar, Koto Salak, dan Asam Jujuhan), amanah ini menjadi pertanggungjawaban moral yang besar bagi Fadli.
Menjaga Janji, Menatap Masa Depan
Kini, lembaran baru telah dibuka. Politisi muda PKB yang dikenal humanis dan berdedikasi ini tidak lagi sekadar menjadi saksi pembangunan, melainkan pemegang ketok palu kebijakan di gedung rakyat.
Dapil IV yang membentang dari Sungai Rumbai hingga Asam Jujuhan kini menumpukan harapan pada pundaknya. Dengan bekal keikhlasan masa lalu dan pengalaman mendampingi kepemimpinan daerah, Fadli Aulia siap mewarnai parlemen Dharmasraya dengan gagasan-gagasan segar dan keberpihakan yang nyata pada rakyat.
Sebab bagi Fadli, setiap langkah pengabdian adalah ibadah, dan pelantikan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari janji yang harus ditunaikan.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
