Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Membidik Penampung Hasil Tambang Ilegal: Strategi Tajam Kombes Pol Andry Kurniawan Ungkap Sindikat PETI



PADANG — Di balik ketenangan bentang alam Sumatera Barat yang asri, sebuah ancaman berlarut menyeruak dari balik bumi: Penambangan Tanpa Izin (PETI). Praktik ilegal yang mengeruk kekayaan alam tanpa mengindahkan kelestarian lingkungan ini bukan sekadar persoalan kerugian negara, melainkan luka menganga bagi ekosistem Ranah Minang.

Menghadapi tantangan tersebut, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat berdiri di garis depan dengan pandangan tajam dan komitmen tanpa kompromi.

Suasana Ruang Press Release Mapolda Sumbar pada Rabu sore tampak tenang namun sarat ketegasan. Di bawah sorot kamera dan perhatian awak media, Kombes Pol Andry Kurniawan, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, menyampaikan pernyataan mendalam yang menjadi sinyal peringatan keras bagi para pelaku kejahatan lingkungan.

"Kami tidak akan segan-segan melakukan penindakan tegas di lapangan terhadap aktivitas PETI yang ada di Sumatera Barat ini," tegas Kombes Pol Andry Kurniawan dengan intonasi mantap. "Sebab, tindakan ini jelas merusak lingkungan dan merugikan negara secara masif."

Bagi sosok Kombes Pol Andry Kurniawan, penanganan kasus PETI bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif, melainkan sebuah pertaruhan nurani untuk melindungi masa depan alam Sumatra Barat. Ia memahami betul bahwa dampak dari tambang ilegal sering kali menyisakan bencana bagi masyarakat sekitar mulai dari erosi, pencemaran aliran sungai, hingga kerusakan ekosistem yang sulit dipulihkan.

Ketegasan kepemimpinan Kombes Pol Andry Kurniawan juga terlihat dari cara jajarannya membedah kasus ini. Polda Sumbar tidak sekadar menyasar para pekerja di lapangan, melainkan bertekad memotong rantai kejahatan hingga ke akar-akarnya. Informasi kunci mengenai identitas para penampung dan pengepul hasil tambang ilegal kini telah dikantongi.

"Tentu dalam proses penyidikan, kami terus melakukan pendalaman. Siapa yang menampung, siapa yang menjual, dan apa peran masing-masing pelaku akan kami kembangkan secara menyeluruh," tambah Kombes Pol Andry, menegaskan strategi penyidikan terintegrasi yang diusungnya.

Didampingi Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya beserta jajaran teknis Krimsus seperti Kasubdit IV AKBP Okta Rahmansyah, Kasubdit V Kompol Citra Henita, dan Kasubbid Penmas Kompol Adhi Jais langkah penyidikan ini sekaligus mencerminkan sinergi kuat di internal pimpinan kepolisian daerah.

Kabidhumas Kombes Pol Susmelawati Rosya turut menguatkan bahwa setiap gerak cepat yang dipimpin oleh Dirreskrimsus merupakan pengejawantahan langsung dari komitmen Kapolda Sumbar untuk menegakkan supremasi hukum tanpa pandang bulu, baik dalam kasus pertambangan ilegal maupun perkara atensi publik lainnya seperti judi online.

Di bawah komando Kombes Pol Andry Kurniawan, Ditreskrimsus Polda Sumbar kini tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai benteng pertahanan terakhir bagi kelestarian alam Sumatera Barat. Pesan yang dikirimkan pun teramat terang: bagi siapa saja yang mencoba merusak bumi Minangkabau demi keuntungan sepihak, tidak ada ruang aman untuk bersembunyi.

Penulis: Sukra Rahmat Putra