Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menembus Batas Teknologi Medis: Visi Kolaboratif Dr. Dovy Djanas Tempatkan Sumatera Barat di Peta Kedokteran Modern




Fajar baru dunia kedokteran Sumatera Barat resmi menyingsing di Kota Padang. Di tengah derasnya arus digitalisasi medis nasional, sebuah lompatan besar lahir bukan sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai simfoni kolaborasi yang digerakkan oleh ketulusan untuk mengabdi pada kesembuhan masyarakat.

Kamis (2/7), menjadi catatan sejarah penting bagi konstelasi pelayanan kesehatan di Sumatera Barat. Peresmian perluasan fasilitas kesehatan RSU Bunda Padang yang dibarengi dengan peluncuran layanan robotic surgery (bedah robotik) pertama di Sumatra Barat, tidak sekadar menandai hadirnya mesin-mesin canggih berpresisi tinggi. Lebih dari itu, momentum ini mengukuhkan sebuah kesadaran kolektif: bahwa masa depan kesehatan publik berada di tangan mereka yang memilih untuk saling mendukung dan bersinergi.

Di antara jajaran tokoh penting yang memadati ruangan, kehadiran Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, mencuri perhatian tersendiri. Sebagai pucuk pimpinan rumah sakit rujukan utama di bawah naungan Kementerian Kesehatan untuk wilayah Sumatera Bagian Tengah, langkah kaki Dr. Dovy menghadiri undangan tersebut membawa pesan diplomasi yang kuat. Kehadirannya adalah pengejawantahan nyata dari dukungan tanpa batas terhadap kemajuan teknologi kesehatan, sekaligus simbol runtuhnya sekat-sekat ego sektoral antar-institusi medis di Ranah Minang.

Acara yang diresmikan langsung oleh Sekretaris Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, serta didampingi oleh jajaran Komisaris dan Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr. dr. Ivan Rizal Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, SpOG, berlangsung dalam atmosfer optimisme yang kental.

Menurut Dr. dr. Dovy Djanas, pengembangan fasilitas dan hadirnya layanan robotic surgery merupakan langkah maju yang akan memperkuat mutu pelayanan kesehatan di daerah. Ia menegaskan bahwa inovasi mutakhir ini sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebar, agar masyarakat Sumatera Barat dapat memperoleh layanan kesehatan berstandar tinggi di daerah sendiri tanpa harus melirik ke luar provinsi atau bahkan luar negeri.

Bagi Dr. Dovy Djanas, kemajuan yang dicapai oleh mitra kesehatan swasta seperti RSU Bunda Padang bukanlah sebuah ancaman persaingan bagi rumah sakit pemerintah, melainkan tandem strategis dalam memperluas cakupan keselamatan pasien. Sebagai seorang praktisi kedokteran yang lama mendalami kompleksitas medis, ia sangat memahami bahwa tantangan penyakit modern tidak bisa lagi dihadapi secara parsial. Dengan adanya integrasi teknologi mutakhir, Sumatera Barat perlahan namun pasti bertransformasi menjadi pusat pemulihan medis yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Narasi yang dibangun oleh Dr. Dovy senantiasa bermuara pada satu episentrum: kepentingan masyarakat. Selama ini, tantangan terbesar bagi pasien dengan kasus-kasus bedah rumit adalah beban akomodasi dan psikologis jika harus dirujuk ke ibu kota. Kini, dengan komitmen sinergi yang terus dipupuk oleh RSUP Dr. M. Djamil di bawah kepemimpinannya, pemerataan teknologi kesehatan kian mendekat ke pintu rumah masyarakat lokal.

Keterbukaan RSUP Dr. M. Djamil dalam menyambut inovasi ini memastikan bahwa jejaring rujukan dan transfer pengetahuan (knowledge sharing) antar-dokter ahli di Sumatera Barat akan berjalan lebih dinamis. Sebagai rumah sakit pendidikan utama, RSUP M. Djamil siap mengawal kualitas klinis dan terus berkolaborasi demi menciptakan ekosistem medis yang tangguh.

Saat mentari bergeser di langit Padang sore itu, sebuah pesan tersirat telah dikirimkan ke seluruh penjuru negeri. Sumatera Barat tidak lagi sekadar menjadi penonton dalam revolusi industri medis. Melalui kepemimpinan yang inklusif, kolaboratif, dan bervisi jangka panjang seperti yang ditunjukkan oleh Dr. Dovy Djanas, jaminan atas layanan kesehatan yang bermutu, humanis, dan berteknologi tinggi kini telah kokoh mengakar demi kesejahteraan masyarakat.

Penulis : Sukra Rahmat Putra