Utamakan Keselamatan Pasien, RS M. Djamil Sukses Selesaikan Inspeksi Keselamatan Radiasi Bersama Bapeten
PADANG – Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RS M. Djamil Padang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu tinggi. Salah satu bukti nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui penerapan standar keselamatan radiasi yang ketat dalam pemanfaatan Sumber Radiasi Pengion (SRP) di lingkungan rumah sakit.
Rangkaian pengawasan komprehensif ini resmi ditutup melalui agenda exit meeting bersama Tim Inspektur Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) yang digelar di Ruang Rapat Direksi RS M. Djamil, Selasa (7/7). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan tata kelola keselamatan radiasi demi perlindungan terbaik bagi pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
Acara ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pemeriksaan Pengawasan Pelaku Usaha Sektor Ketenaganukliran oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, bersama Ketua Tim Inspektur Bapeten, Zulkarnain, ST, MT.
Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas masukan konstruktif dari Tim Inspektur Bapeten. Bagi RS M. Djamil, inspeksi ini merupakan peluang emas untuk menyempurnakan sistem pelayanan yang ada.
“Bagi kami, inspeksi ini bukan sekadar proses evaluasi kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga kesempatan untuk terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan sistem keselamatan radiasi. Seluruh rekomendasi yang diberikan akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen kami menghadirkan pelayanan yang aman, bermutu, dan berorientasi pada keselamatan pasien,” ujar dr. Dovy.
Ia juga menegaskan bahwa kecanggihan teknologi medis berbasis radiasi di RS M. Djamil wajib diimbangi dengan budaya keselamatan yang kuat dan SDM yang kompeten.
Apresiasi dari Bapeten
Dalam forum tersebut, Tim Inspektur Bapeten memaparkan hasil pengawasan pada lima bidang utama, meliputi radiologi diagnostik dan intervensional, radioterapi, kedokteran nuklir, irradiator, serta unjuk kerja.
Ketua Tim Inspektur Bapeten, Zulkarnain, ST, MT, memberikan apresiasi atas capaian RS M. Djamil. Secara umum, ia menilai pemanfaatan sumber radiasi di rumah sakit ini sudah berjalan dengan sangat baik.
“Kami mengapresiasi komitmen RS M. Djamil dalam menerapkan aspek keselamatan radiasi di berbagai unit pelayanan. Rekomendasi yang kami sampaikan merupakan bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan agar sistem keselamatan semakin optimal dan sesuai standar. Kami berharap tindak lanjut ini dapat semakin memperkuat budaya keselamatan di lingkungan rumah sakit,” kata Zulkarnain.
Melalui keberhasilan rangkaian inspeksi ini, RS M. Djamil membuktikan keseriusannya dalam mengelola teknologi kedokteran nuklir dan radiasi secara profesional, akuntabel, dan patuh hukum. Langkah ini diharapkan kian mempertebal kepercayaan masyarakat terhadap layanan medis RS M. Djamil yang aman, berkualitas, dan berstandar nasional.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
