Wako Fadly Amran Serahkan Kunci 18 Unit Hunsela untuk Penyintas Bencana di Lambung Bukit
PADANG — Wali Kota Padang, Fadly Amran, meresmikan sekaligus menyerahkan kunci Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi di kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).
Sebanyak 18 unit Hunsela baru kini siap ditempati oleh warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor pada akhir tahun 2025 lalu. Hunian transisi ini tersebar di dua lokasi, yakni 15 unit di Rimbo Panjang dan 3 unit di Gerbang Langit.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat dan memberikan motivasi kepada warga yang mulai menempati hunian tersebut.
"Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini menempati Hunsela. Semoga hunian sementara ini memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," ujar Fadly.
Fadly menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Padang untuk mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pembangunan Hunian Tetap (Huntap). Guna mendukung kelayakan kawasan Hunsela, Pemko Padang bergerak cepat menyiapkan infrastruktur pendukung.
"Untuk akses jalan dan air bersih, saya sudah instruksikan OPD terkait agar segera ditangani di lapangan. Kami juga akan terus mencarikan solusi bagi warga yang belum memperoleh Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan para dermawan," tambahnya.
Wali Kota juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang dinilai menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong di Kota Padang. Pembangunan Hunsela ini terwujud berkat kolaborasi erat antara Pemko Padang, DPP IKA Unand, Unbrah, FMIPA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, serta para donatur.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, menjelaskan bahwa hingga pertengahan tahun 2026 ini, pihaknya telah membangun total 38 unit Hunsela secara bertahap. Pembangunan kali ini didukung penuh oleh berbagai pihak seperti DPP IKA Unand, Unbrah, FMIPA Unand lewat program pengabdian masyarakat, serta sejumlah donatur dari Grup Beringin, Grup Tamansari, dan Grup Arisan An-Nafisah.
"Seluruh Hunsela ini dibangun di atas lahan yang clean and clear, tanpa ada persoalan status kepemilikan. Dengan begitu, kita berharap proses pembangunan Huntap di masa mendatang bisa berjalan lebih mudah dan cepat," jelas Mairawita.
Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Unbrah Hj. Maizarnis, Rektor Unbrah Musliar Kasim, Sekretaris Unand Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang Raju Minropa, jajaran kepala OPD terkait di lingkup Pemko Padang, para donatur, serta elemen masyarakat Kelurahan Lambung Bukit.(SRP)
