Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Kapolda Sumbar Pimpin Penanaman Bawang Putih Serentak di Solok



SOLOK — Penanaman bawang putih serentak digelar di Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sebagai bagian dari gerakan nasional di 17 provinsi untuk mempercepat terwujudnya swasembada pangan.

Langkah strategis ini dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat. Gerakan ini menegaskan komitmen kuat Kepolisian Republik Indonesia dalam mengawal dan menyukseskan program ketahanan pangan di daerah.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan bahwa penanaman dilakukan di atas lahan seluas 2 hektare dengan mengalokasikan sekitar 1.200 kilogram bibit berkualitas. Dari optimasi lahan tersebut, potensi produksi diperkirakan mampu mencapai 12.000 kilogram bawang putih.

"Program ini merupakan wujud sinergi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan serta memacu produktivitas sektor pertanian lokal di Sumatera Barat. Selain bawang putih, komitmen penguatan pangan ini juga terus kita dorong melalui optimalisasi komoditas unggulan lainnya seperti jagung," ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.

Gubernur Sumatera Barat melalui Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumbar, Ir. Afniwirman, menegaskan bahwa seluruh hasil panen dari kegiatan ini akan diproyeksikan sebagai sumber bibit mandiri. Langkah ini diambil untuk membangun kemandirian pasokan dan mengurangi ketergantungan pasokan bawang putih dari luar daerah.

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap produktivitas petani, Kapolda Sumbar menyerahkan bantuan sarana penunjang pertanian berupa unit mesin pompa air dan tangki semprot kepada kelompok tani setempat.

Agenda strategis ini turut dihadiri pejabat utama Polda Sumbar, unsur TNI dari Kodim 0309/Solok, jajaran Forkopimda Kabupaten Solok, hingga tokoh masyarakat. Kolaborasi lintas sektor antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan para petani ini diharapkan menjadi fondasi kokoh bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan swasembada pangan nasional.(*)