Peringati Maulid Nabi di Masjid Istiqlal Binuang, Wali Kota Fadly Amran Paparkan Proyek Penanganan Sungai hingga Ajak Warga Wujudkan Padang Kota Gastronomi
PADANG – Pemerintah Kota Padang terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus pembenahan karakter masyarakat. Hal tersebut ditegaskan oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Istiqlal Binuang, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Jumat (28/8/2026).
Di hadapan ratusan jemaah dan tokoh masyarakat, Fadly memaparkan perkembangan signifikan terkait penanganan sejumlah sungai di Kota Padang yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada tahun 2025 lalu. Proyek infrastruktur bernilai triliunan rupiah tersebut kini telah resmi memasuki tahap tender dan ditargetkan mulai pengerjaannya pada akhir tahun ini.
“Kami berharap dukungan penuh dari Bapak dan Ibu agar proyek ini dapat berjalan dengan baik. Dalam pelaksanaannya nanti, tentu akan ada aktivitas pembangunan yang mungkin sedikit mengganggu kenyamanan dan mobilitas warga. Karena itu, kami mohon pengertian dan kerjasamanya,” ujar Fadly.
Tak hanya fokus pada pembangunan fisik, Fadly juga menyoroti pentingnya kesadaran lingkungan sebagai syarat utama membawa Kota Padang ke kancah internasional. Mengapresiasi keberhasilan Padang yang meraih predikat kota nomor delapan terbersih di Indonesia tahun ini, ia mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan demi mewujudkan impian Padang sebagai Kota Gastronomi Dunia.
“Capaian ini harus terus kita tingkatkan. Kebersihan kota tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.
Mengaitkan pesan pembangunan dengan nilai spiritual Maulid Nabi, Fadly mengajak seluruh jemaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan utama. Ia menekankan agar empat sifat Rasulullah—siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah—tidak sekadar dipahami secara teori, melainkan diimplementasikan nyata dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
Pesan keagamaan tersebut diperkuat oleh penceramah kondang Sumatra Barat, Musra Dahrizal Katik Rajo Mangkuto (Mak Katik). Dalam tausiyahnya, Mak Katik menekankan vitalnya peran niniak mamak dan orang tua dalam membimbing anak kemenakan.
“Niniak mamak harus menjadi contoh. Kalau niniak mamak menjaga agama, menjaga adat, dan memperlihatkan akhlak yang baik, insyaallah anak jo kamanakan akan mengikuti. Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah harus terus kita pegang teguh,” tegas Mak Katik.
Kegiatan Tabligh Akbar ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Padang Yusri Latif, Plt. Kabag Kesra Zul Asfi Lubis, Camat Pauh Yandry, jajaran Forkopimca Pauh, serta para tokoh masyarakat setempat.(SRP)
