Danrem 032/Wbr Instruksikan Jajaran Bergerak Cepat Tangani Banjir Bandang Solok
Danrem 032/Wbr Instruksikan Jajaran Bergerak Cepat Tangani Banjir Bandang Solok
SOLOK — Bencana banjir bandang (galodo) dan tanah longsor menghantam kawasan Komplek Kantor Bupati Solok dan sekitarnya pada Selasa (22/9/2026) sekira pukul 08.00 WIB. Tumpukan material berupa pasir, batu, dan lumpur yang dipicu hujan deras sejak sore sebelumnya tidak hanya menerjang area strategis, tetapi juga memutus total akses jalan lintas utama Solok–Padang.
Merespons kondisi krisis tersebut, jajaran TNI bergerak cepat menerjunkan lebih dari 120 personel gabungan dari Kodim 0309/Solok dan Batalyon TP 951/PM, bekerja sama rapat dengan unsur Brimob, Polres, serta BPBD setempat sejak dini hari.
Guna menunjang efektivitas operasi tanggap darurat di lapangan, Kodim 0309/Solok turut menurunkan tiga unit alat berat, meliputi satu unit ekskavator, satu unit wheel loader, dan satu unit beko dozer.
Fokus utama para prajurit di lokasi bencana terbagi dalam beberapa misi vital, yakni pembersihan material lumpur dan batu yang menutupi akses jalan utama Padang–Solok, pembersihan permukiman warga terdampak, serta penyisiran operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue) terhadap dua warga yang dilaporkan hilang.
Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., menegaskan bahwa seluruh jajarannya telah diinstruksikan untuk bertindak sigap tanpa menunda waktu demi keselamatan masyarakat.
"TNI selalu berada di barisan terdepan saat rakyat membutuhkan. Tanpa menunggu perintah panjang, personel Kodim 0309/Solok dan Yon TP 951/PM langsung bergerak ke lokasi sejak kejadian. Mengabdi untuk rakyat adalah tugas utama kami, baik saat damai maupun saat bencana," tegas Danrem.
Demi menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas, Danrem 032/Wbr mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif Jalan Lingkar Pintu Angin secara tertib, menghindari area rawan longsor susulan, serta selalu memantau perkembangan informasi resmi dari pihak berwenang.(SRP)
