Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Langkah Nyata Polres Dharmasraya: Lindungi Paru-Paru Warga dan Tekan Potensi Karhutla di Jalan Lintas Sumatera


 Langkah Nyata Polres Dharmasraya: Lindungi Paru-Paru Warga dan Tekan Potensi Karhutla di Jalan Lintas Sumatera

Dharmasraya - Asap tipis yang mulai menyelimuti wilayah Kabupaten Dharmasraya tak menyurutkan langkah personel Kepolisian Resor (Polres) Dharmasraya untuk turun ke jalan. Pada Senin pagi (21/9/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, hiruk-pikuk Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Sitiung, disapa oleh aksi simpati dan kepedulian jajaran kepolisian setempat.

Di tengah lalulintas kendaraan yang melintas, para petugas membagikan masker medis secara gratis serta pamflet imbauan bahaya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kepada para pengendara dan masyarakat sekitar. Aksi nyata ini digelar sebagai respons cepat dalam mengantisipasi dampak kabut asap sekaligus membentengi kesehatan warga dari potensi gangguan pernapasan.

Mewakili Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., M.H., Kasat Lantas IPTU Wahyuli Amra, S.H., menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polri untuk senantiasa hadir dan peduli terhadap keselamatan jiwa serta lingkungan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kami juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran, terutama saat musim kemarau,” ungkap IPTU Wahyuli Amra di sela-sela kegiatan.

Tidak hanya membagikan perlindungan fisik berupa masker, pembagian pamflet imbauan tersebut difungsikan sebagai media edukasi edukatif bagi pemilik lahan dan pengendara. Kebiasaan kecil seperti membuang puntung rokok yang masih menyala di tepi jalan kering sering kali menjadi pemantik bencana besar yang merugikan banyak pihak.

IPTU Wahyuli Amra juga menekankan pentingnya sinergi kolektif antara aparat dan elemen masyarakat dalam menjaga ekosistem kawasan. Kesadaran untuk tidak membakar lahan secara sembarangan menjadi kunci utama dalam mencegah bencana karhutla berulang.

Melalui pendekatan yang edukatif dan humanis ini, Polres Dharmasraya berharap tingkat kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan terus meningkat. Dengan pencegahan dari hulu serta perlindungan di hilir, dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan warga Dharmasraya diharapkan dapat diminimalkan secara maksimal.(SRP)