Menjaga Nadi Jalur Lintasan: BPJN Sumbar Pacu Preservasi Ruas Jalan Bukittinggi – Batas Sumut demi Keamanan dan Kenyamanan Warga
Menjaga Nadi Jalur Lintasan: BPJN Sumbar Pacu Preservasi Ruas Jalan Bukittinggi – Batas Sumut demi Keamanan dan Kenyamanan Warga
SUMATERA BARAT — Komitmen dalam menjaga keandalan infrastruktur konektivitas antardaerah terus ditunjukkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat. Melalui satuan kerja Satker Satuan Kerja/PPK 1.3, rangkaian kegiatan preservasi intensif tengah digencarkan di sepanjang ruas Jalan Nasional Batas Bukittinggi hingga Batas Sumatera Utara. Langkah ini diambil guna memastikan kondisi jalan dan jembatan senantiasa dalam keadaan mantap, aman, serta nyaman bagi seluruh mobilitas masyarakat.
Penanganan yang dilangsungkan secara komprehensif dan bertahap ini mencakup berbagai jenis pekerjaan teknis, mulai dari penanganan mitigasi titik longsoran, pekerjaan Campuran Aspal Panas (CAP), pekerjaan mayor dan minor, hingga pemeliharaan rutin seperti pemotongan bahu jalan dan pembersihan drainase agar aluran air tetap lancar melintas di musim penghujan.
Secara khusus pada KM 100+300, pekerjaan mayor dikerjakan sepanjang kurang lebih 1 kilometer melalui penghamparan Asphalt Concrete-Binder Course (AC-BC) dan Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC) sebagai bagian dari penguatan struktur dan pemantapan lapisan permukaan jalan. Tak hanya itu, penanganan minor berupa pengaspalan AC-WC secara berkala turut menyasar Jembatan Patai A dan Jembatan Patai B demi menjaga kualitas serta kelapangan perkerasan jembatan.
Penjaminan mutu pekerjaan pun menjadi prioritas utama. Tim PPK 1.3 secara ketat melakukan pengujian lapangan berupa core drill pada lapisan AC-WC guna memverifikasi ketebalan perkerasan secara presisi, serta paper test pada tack coat untuk memastikan lapis perekat terdistribusi merata sesuai spesifikasi teknis yang disyaratkan. Adapun penutupan lubang (patching) menggunakan Campuran Aspal Panas (CAP) juga terus disisir pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Langkah nyata perbaikan infrastruktur ini menyulut apresiasi positif dari para pengguna jalan dan warga setempat. Rahman (42), seorang pengemudi angkutan logistik yang rutin melintasi rute Bukittinggi–Sumut, mengaku sangat terbantu dengan adanya pengerjaan pemeliharaan berkala ini.
"Sebelumnya ada beberapa titik yang bergelombang dan rawan, apalagi kalau malam atau hujan. Sekarang setelah diaspal mulus dan ditambal, perjalanan terasa jauh lebih aman, halus, dan hemat waktu. Kami sebagai sopir sangat bersyukur dan berterima kasih atas respon cepat dari BPJN Sumbar," ungkap Rahman saat dijumpai di area perhentian jalan.
Senada dengan itu, Yuni (35), warga yang bermukim di sekitar lintasan kegiatan preservasi, menuturkan rasa senangnya melihat drainase dan bahu jalan yang kini tertata rapi. "Pembersihan parit dan bahu jalan ini sangat berdampak. Selain jalannya jadi mulus, air tidak lagi menggenang ke badan jalan saat hujan deras. Kami merasa lebih tenang melintas sehari-hari," ujarnya penuh gembira.
Melalui kegiatan preservasi ini, BPJN Sumatera Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional secara berkelanjutan sekaligus mendorong urat nadi perekonomian daerah. Selama proses pengerjaan berlangsung, para pengguna jalan diimbau untuk tetap berhati-hati, menjaga kecepatan kendaraan, serta mematuhi arahan petunjuk arah dan petugas di lokasi pekerjaan.
Penulis: Sukra Rahmat Putra
