Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RS M. Djamil Memperkuat Komitmen Pengembangan SDM dan Pelayanan Kesehatan Obgyn



PADANG — Rumah Sakit M. Djamil Padang terus mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan kedokteran, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kesehatan, serta penguatan mutu pelayanan, khususnya pada bidang Obstetri dan Ginekologi (Obgyn). Langkah strategis ini direalisasikan melalui dukungan penuh terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Departemen Obgyn Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (FK Unand) / RS M. Djamil yang diselenggarakan pada Kamis (3/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan RS M. Djamil tersebut dibuka secara resmi dan virtual oleh Direktur Utama RS M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua.

Dalam sambutannya, Dirut RS M. Djamil menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat atas terselenggaranya rapat kerja tersebut. Dovy menekankan bahwa agenda ini merupakan momentum krusial untuk mengevaluasi kinerja sekaligus merumuskan langkah strategis departemen ke depan.

“Selamat melaksanakan rapat kerja. Mudah-mudahan agenda ini menghasilkan rumusan dan program konkret yang semakin memperkuat Departemen Obgyn, baik dari sisi pendidikan, pelayanan, maupun pengembangan SDM,” ujar Dovy.

Mendukung Transformasi Kesehatan Nasional

Dovy menjelaskan bahwa penguatan sektor obstetri dan ginekologi memiliki posisi vital dalam pembangunan kesehatan nasional. Hal ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tantangan pada pelayanan kesehatan maternal dan neonatal, termasuk upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Sesuai dengan enam pilar transformasi kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan, pemenuhan tenaga kesehatan—khususnya dokter spesialis Obgyn—menjadi salah satu prioritas utama. Dovy menambahkan bahwa penanganan isu ini tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi lintas sektor antara institusi pendidikan, rumah sakit, pemerintah, dan pemangku kepentingan terkait.

“Rumah sakit pendidikan mempunyai tanggung jawab besar. Kita tidak hanya memberikan pelayanan medis kepada pasien, tetapi juga menyiapkan SDM berkualitas yang nantinya bertugas di berbagai daerah. Penguatan pendidikan dan pelayanan harus berjalan secara beriringan,” tegasnya.

Integrasi Fasilitas dan Masterplan Rumah Sakit

Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, manajemen RS M. Djamil juga tengah menyiapkan pengembangan masterplan fasilitas rumah sakit yang terintegrasi. Salah satu proyek strategis yang dirancang adalah pembangunan Central Medical Unit, di mana area lantai 8 diproyeksikan khusus sebagai pusat kegiatan pendidikan, akademis, dan pengembangan keilmuan.

Fasilitas baru tersebut nantinya dapat dimanfaatkan secara kolaboratif oleh seluruh departemen, termasuk Departemen Obgyn, untuk menunjang aktivitas riset dan pembelajaran profesional.

“Pengembangan infrastruktur dirancang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga mengantisipasi tantangan pelayanan dan pendidikan di masa mendatang. Harapannya, seluruh pengembangan fisik memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat,” lanjut Dovy.

Menutup arahannya, Dovy kembali menegaskan komitmen RS M. Djamil untuk terus membuka ruang kolaborasi yang erat bersama FK Unand demi melahirkan tenaga medis yang kompeten dan siap menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.(SRP)