Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

RSUP Dr. M. Djamil Padang Uji Coba Aplikasi SiPiTER untuk Optimalkan Penanganan Pasien Terlantar



PADANG — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang resmi menggelar uji coba pilot project aplikasi Sistem Informasi Penanganan Pasien Terlantar (SiPiTER), Senin (31/8/2026). Inovasi berbasis digital ini hadir untuk memperkuat tata kelola dan koordinasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan medis yang cepat, akuntabel, dan berkelanjutan bagi pasien terlantar.

Pelaksanaan simulasi yang berlangsung di sejumlah area pelayanan vital—seperti Pendaftaran IGD, Admission Instalasi Kebidanan dan Anak, hingga Instalasi Forensik dan Pemulasaran Jenazah—dihadiri langsung oleh Direktur Operasional RSUP Dr. M. Djamil Padang, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS.

Aplikasi SiPiTER dirancang khusus sebagai instrumen pendukung dalam pencatatan, pemantauan alur, hingga pelaporan kasus secara terintegrasi. Selama pilot project, tim menguji fungsi sistem mulai dari tahap identifikasi, distribusi informasi antarunit, pemetaan alur bisnis proses sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), hingga pemantauan tindak lanjut penyelesaian kasus.

Direktur Operasional RSUP Dr. M. Djamil Padang, drg. Ade Palupi Muchtar, MARS, menegaskan bahwa hadirnya SiPiTER harus mampu mengubah pola penanganan pasien dari yang semula parsial menjadi sistematis dan terkoordinasi.

"Kami ingin penanganan pasien terlantar tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. SiPiTER hadir sebagai alat yang memudahkan pemantauan kondisi pasien, penanggung jawab pelayanan, hingga status penyelesaiannya secara transparan dan akuntabel," ujar Ade.

Ade menambahkan bahwa tahap uji coba ini menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi kelemahan teknis maupun nonteknis di lapangan sebelum aplikasi diterapkan secara penuh. Umpan balik dari para petugas mengenai kemudahan penggunaan (usability) dan kelengkapan fitur akan menjadi bahan penyempurnaan utama.

Guna memastikan keberlanjutan program, setiap unit pelayanan terkait, Instalasi SIMRS, dan Tim Efektif Proyek Perubahan diminta menunjuk Penanggung Jawab (Person in Charge/PIC). Hasil dari evaluasi simulasi ini nantinya akan menjadi dasar pembentukan tata kelola pelayanan pasien terlantar yang lebih terstruktur dan responsif di RSUP Dr. M. Djamil Padang.(SRP)