PUPR Geber Rehabilitasi Drainase dan Trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera
PUPR Geber Rehabilitasi Drainase dan Trotoar di Pasar Raya dan Jalan Samudera
PADANG — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus mematangkan penataan infrastruktur perkotaan. Pada Kamis (23/10/2026), jajaran Dinas PUPR bersama jajaran pelaksana teknis meninjau langsung progres pengerjaan Proyek Rehabilitasi Drainase dan Trotoar di dua kawasan strategis, yakni pusat perniagaan Pasar Raya dan jalur wisata pesisir Jalan Samudera.
Langkah ini diambil guna meningkatkan kenyamanan fasilitas publik, memperbaiki sistem drainase kota, serta mempercantik estetika ruang publik di Kota Padang.
Penataan Kawasan Pasar Raya
Di kawasan pusat perdagangan Pasar Raya, fokus pekerjaan menyasar tiga titik utama, yaitu Jalan Sandang Pangan, Jalan Bundo Kanduang, dan Jalan Hiligoo. Masing-masing titik memiliki bentangan pekerjaan penataan drainase dan trotoar bervariasi, antara 250 hingga 300 meter.
Pelaksana Teknis Proyek, Tegar Muboka, menjelaskan bahwa penataan di kawasan bisnis ini dirancang untuk mengurai persoalan genangan air sekaligus memberikan kenyamanan lebih bagi para pejalan kaki dan pengunjung pasar.
"Lokasi penataan di kawasan Pasar Raya mencakup Jalan Bundo Kanduang, Jalan Hiligoo, dan Jalan Sandang Pangan, dengan rata-rata panjang bentangan sekitar 300 meter," ujar Tegar di lokasi peninjauan.
Proyek penataan drainase dan trotoar di Pasar Raya ini memiliki masa kontrak kerja selama 170 hari kalender dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
Wajah Baru Pesisir Pantai Jalan Samudera
Sementara itu, pengerjaan rehabilitasi trotoar skala besar juga tengah digencarkan di sepanjang pesisir Pantai Padang, Jalan Samudera. Pelaksana Teknis Proyek, Dwi Santono, menyampaikan bahwa proyek ini membentang sepanjang 3.288 meter, mulai dari kawasan Masjid Al-Hakim hingga Kawasan Danau Cimpago.
Proyek di Jalan Samudera telah mulai dikerjakan sejak penandatanganan kontrak pada 13 Juli 2026 dan dijadwalkan selesai pada 19 Desember 2026.
Dari sisi teknis dan estetika, trotoar di Jalan Samudera dirancang khusus untuk menunjang daya tarik kawasan wisata pesisir:
Material Premium: Menggunakan batuan andesit berkualitas tinggi yang dirancang mengikuti pola desain estetis trotoar sebelumnya.
Penerangan Jalan: Dilengkapi dengan pemasangan lampu jalan hias jenis artolite.
Penghijauan: Penanaman kembali pohon pelindung di tengah jalur trotoar dengan jarak antar pohon sekitar 15 meter untuk menciptakan suasana yang rindang dan sejuk.
Dengan rampungnya kedua proyek infrastruktur ini pada akhir tahun nanti, Pemkot Padang berharap kawasan pusat ekonomi Pasar Raya dan destinasi wisata Pantai Padang dapat tampil lebih tertata, ramah pejalan kaki, dan semakin memikat pengunjung maupun wisatawan.(SRP)
