Respon Aspirasi Publik, SAPMA PP Padang Puji Langkah Pertamina Tambah Kuota BBM 15%
Respon Aspirasi Publik, SAPMA PP Padang Puji Langkah Pertamina Tambah Kuota BBM 15%
PADANG — Pimpinan Cabang Satuan Siswa, Pelajar, dan Mahasiswa (PC SAPMA) Pemuda Pancasila Kota Padang menyampaikan apresiasi atas responsivitas PT Pertamina dalam menyikapi keluhan masyarakat terkait dinamika ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Barat.
Keputusan Pertamina yang menambah kuota pasokan BBM sebesar 15 persen dinilai sebagai langkah konkret dan solutif untuk mengurai potensi kelangkaan sekaligus menjaga stabilitas energi, khususnya di wilayah Kota Padang.
Ketua PC SAPMA Pemuda Pancasila Kota Padang, M. Hafizh Hidayat, menegaskan bahwa kepekaan BUMN energi tersebut dalam merespons gejolak publik merupakan bentuk kepemimpinan pelayanan publik yang patut dicontoh.
"Respons cepat Pertamina bukan sekadar jawaban atas keresahan warga, melainkan langkah strategis untuk memastikan urat nadi perekonomian masyarakat tetap bergerak. Penambahan kuota 15 persen ini memberikan kepastian pasokan yang sangat dibutuhkan," ujar Hafizh.
Meski menyambut positif kebijakan tersebut, PC SAPMA PP Kota Padang memberikan catatan kritis. Hafizh menekankan bahwa penambahan kuota hulu harus diimbangi dengan keandalan manajemen distribusi di hilir.
Ia mendorong Pertamina bersama pemangku kepentingan terkait untuk memperketat pengawasan di lapangan, melakukan evaluasi periodik, serta menjamin keterjangkauan dan pemerataan pasokan hingga ke tingkat konsumen akhir.
"Apresiasi kami berikan atas komitmen awal ini. Namun, tolok ukur keberhasilan sejati terletak pada transparansi dan pemerataan distribusi di lapangan. BBM harus benar-benar dapat diakses secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat," tegasnya.
Mengakhiri keterangannya, PC SAPMA PP Kota Padang menegaskan posisinya untuk tetap konsisten menjadi pilar pemuda yang kritis dan konstruktif. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal jalannya pelayanan publik dan kebijakan energi agar senantiasa berorientasi pada kemaslahatan masyarakat luas.(*)
