32 Tim Unit Kerja Adu Kecerdasan dan Ketangkasan Standar Mutu dalam Djamil Accreditation Knowledge Challenge
32 Tim Unit Kerja Adu Kecerdasan dan Ketangkasan Standar Mutu dalam Djamil Accreditation Knowledge Challenge
PADANG — Menyongsong agenda besar akreditasi rumah sakit pada tahun 2027 serta rangkaian semarak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73, langkah strategis dan progresif kembali dibuktikan oleh manajemen RSUP Dr. M. Djamil Padang. Rumah sakit rujukan utama di wilayah Sumatera bagian tengah ini secara resmi menggelar ajang bertajuk Djamil Accreditation Knowledge Challenge.
Ajang kompetisi intelektual yang mempertemukan 32 tim dari berbagai unit kerja di lingkungan rumah sakit ini resmi dimulai pada Senin (2/11) dan dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (5/11). Kegiatan ini bukan sekadar ajang unjuk ketangkasan menjawab soal, melainkan sebuah instrumen strategis untuk menanamkan budaya mutu, memperkuat koordinasi lintas unit, serta membumikan standar akreditasi ke dalam denyut pelayanan sehari-hari.
Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, saat membuka secara resmi kegiatan tersebut menegaskan bahwa pemahaman terhadap standar akreditasi adalah pilar fundamental yang wajib dimiliki oleh setiap insan rumah sakit, tanpa terkecuali.
“Akreditasi bukan hanya menjadi tanggung jawab satu atau dua unit kerja tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang ada di rumah sakit. Setiap individu memiliki peran dalam memastikan bahwa standar mutu dan keselamatan pasien diterapkan secara konsisten dalam setiap proses pelayanan,” ujar Dr. Dovy Djanas dengan penuh penekanan.
Ia menambahkan, esensi dari akreditasi jauh melampaui sekadar pemenuhan dokumen administratif atau persiapan menjelang survei berkala. Lebih dari itu, standar tersebut harus benar-benar dipahami, diimplementasikan, dan bertransformasi menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap pelayanan kepada masyarakat.
Persiapan Matang Menuju Akreditasi Paripurna 2027
Di hadapan para peserta dan civitas hospitalia, Direktur Utama mengingatkan bahwa perhelatan ini memiliki relevansi yang sangat krusial mengingat RSUP Dr. M. Djamil akan menghadapi proses re-akreditasi pada tahun 2027 mendatang. Langkah antisipatif dan konsolidasi internal dinilai harus dimulai sejak dini dengan melibatkan seluruh profesi dan unit kerja secara komprehensif.
Melalui penguatan pengetahuan, ketajaman analisis, serta komitmen kolektif yang dibangun dalam kompetisi ini, manajemen optimis seluruh lini di RSUP Dr. M. Djamil mampu mempersiapkan diri secara optimal. Target besar yang dicanangkan tidak lain adalah mempertahankan dan merengkuh kembali predikat Akreditasi Paripurna—sebuah wujud tertinggi pengakuan atas mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
“Kita berharap pada akreditasi tahun 2027 nanti, RS M. Djamil dapat meraih hasil terbaik, yaitu akreditasi paripurna. Untuk itu, mari kita persiapkan diri mulai sekarang. Jangan pernah berhenti belajar, tingkatkan pemahaman, dan pastikan setiap standar yang ada benar-benar kita implementasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” tutur Dirut membakar semangat peserta.
Menumbuhkan Atmosfer Kompetisi yang Sehat dan Edukatif
Ajang Djamil Accreditation Knowledge Challenge dirancang sedemikian rupa untuk menciotakan atmosfer kompetisi yang sehat, dinamis, sekaligus edukatif. Sebanyak 32 tim perwakilan unit kerja tampak antusias adu kecerdasan membedah instrumen akreditasi, regulasi keselamatan pasien, hingga tata kelola manajerial rumah sakit.
Mengakhiri arahannya, Dr. Dovy Djanas menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif seluruh unit kerja. Ia berpesan agar para peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan momen ini sebagai wahana penimbaan ilmu yang aplikatif.
“Selamat bertanding kepada seluruh peserta. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan kegiatan ini sebagai kesempatan untuk menambah wawasan. Yang terpenting bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana pengetahuan yang diperoleh dapat dibawa kembali ke unit kerja masing-masing dan diterapkan dalam pelayanan,” pesan beliau.
Dengan bergulirnya kompetisi ini, RSUP Dr. M. Djamil kembali menegaskan posisinya sebagai institusi kesehatan terdepan yang tidak hanya unggul dalam fasilitas medis dan penanganan klinis, tetapi juga konsisten merawat kualitas sumber daya manusia melalui penguatan budaya mutu yang berkelanjutan. (SRP)
