Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dari Rehabilitasi hingga Drainase U-Ditch, Ini Strategi PPK 1.2 Jaga Ketahanan Infrastruktur Jalan Nasional


Dari Rehabilitasi hingga Drainase U-Ditch, Ini Strategi PPK 1.2 Jaga Ketahanan Infrastruktur Jalan Nasional

PAYAKUMBUH — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, terus berkomitmen menjaga keandalan konektivitas dan keselamatan pengguna jalan. Saat ini, penanganan preservasi jalan nasional pada ruas Batas Kota Bukittinggi hingga Batas Provinsi Riau tengah masif dilakukan. 

Di bawah koordinasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2, Rio Andika, program preservasi ini mencakup delapan lokasi strategis dengan total panjang penanganan mencapai 3,578 km. Penanganan difokuskan pada pemulihan kondisi struktural jalan guna menunjang kelancaran arus lalu lintas dan distribusi logistik antarprovinsi.  

BPJN Sumbar menegaskan bahwa pekerjaan mencakup tiga jenis penanganan utama, yaitu rehabilitasi mayor, rehabilitasi minor, dan rekonstruksi perkerasan beton (rigid pavement). 


Dari Rehabilitasi hingga Drainase U-Ditch, Ini Strategi PPK 1.2 Jaga Ketahanan Infrastruktur Jalan Nasional

Rehabilitasi mayor kita laksanakan sepanjang 1,738 km yang tersebar di ruas Batas Bukittinggi–Baso (400 m), Baso–Batas Payakumbuh di lokasi Labuah Luruih (438 m) dan Batu Ampar (450 m), serta Batas Payakumbuh–Batas Riau (450 m). Sementara untuk rehabilitasi minor sepanjang 330 meter ditempatkan pada ruas Jalan Soekarno Hatta.

Selain pembetulan perkerasan aspal, penanganan ekstra juga diarahkan pada titik-titik bermuatan berat dan rawan kerusakan melalui rekonstruksi perkerasan beton sepanjang 1,51 km. Titik tersebut meliputi ruas Jalan Ahmad Dahlan (500 m), Manggilang (660 m), dan Tanjung Balik (350 m). Untuk menjaga daya tahan struktur jalan dari risiko genangan air, tim di lapangan juga memasang saluran drainase beton bertulang (U-Ditch) di ruas Batas Riau–Batas Kota Payakumbuh (KM 140+500, kawasan Lubuk Bangku).  


Dari Rehabilitasi hingga Drainase U-Ditch, Ini Strategi PPK 1.2 Jaga Ketahanan Infrastruktur Jalan Nasional

Guna memastikan seluruh pengerjaan memenuhi spesifikasi teknis dan standar mutu mutu tertinggi, pihak BPJN Sumatera Barat melakukan serangkaian pengujian laboratorium yang ketat (quality control). Pengambilan sampel (sampling) dan pengujian material (testing) dilakukan berkala untuk memastikan mutu beton, aspal, dan karakteristik fisik material pendukung benar-benar andal.  

Dengan rampungnya preservasi jalan ini, diharapkan ketahanan infrastruktur jalan nasional di wilayah Sumatera Barat semakin mantap, aman bagi pengguna jalan, serta mampu memacu roda perekonomian dan konektivitas antarwilayah.  (SRP)