Gandeng MTI, BAZNAS Kota Padang Perluas Jangkauan Zakat hingga ke Basis Jamaah
PADANG — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendorong penguatan kolaborasi strategis antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Padang dan Majelis Taklim Indonesia (MTI) Kota Padang. Sinergi ini dinilai penting untuk mengoptimalkan penghimpunan sekaligus memperluas pendistribusian Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) agar tepat sasaran di tengah masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Maigus Nasir saat memimpin audiensi dan pertemuan bersama jajaran pengurus BAZNAS serta MTI Kota Padang di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Jumat (6/11/2026). Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, Tarmizi Ismail, Ketua BAZNAS Kota Padang Yuspardi, serta Ketua MTI Kota Padang Rosniati Hakim beserta masing-masing jajaran.
Menurut Maigus Nasir, MTI memiliki jaringan jamaah yang luas dan mengakar di Kota Padang. Potensi besar ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat edukasi literasi zakat, sekaligus membantu proses verifikasi calon muzakki maupun mustahiq yang mengajukan permohonan bantuan.
"Kita sangat mendukung kolaborasi ini. Keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti MTI dapat memperkuat peran BAZNAS. Terlebih lagi, selama ini BAZNAS Kota Padang juga mensyaratkan adanya surat keterangan aktif berjamaah bagi masyarakat yang mengajukan bantuan," ujar Maigus Nasir.
Ia berharap, kemitraan ini dapat bermuara pada pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) MTI Kota Padang. Dengan langkah tersebut, koordinasi pengumpulan dan pendistribusian zakat untuk pemberdayaan masyarakat dapat berjalan jauh lebih maksimal dan akuntabel.
Menanggapi hal tersebut, Ketua BAZNAS Kota Padang, Yuspardi, menyambut baik fasilitasi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Padang. Ia optimistis kerja sama ini akan memperluas jangkauan penghimpunan zakat melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi yang menyentuh akar rumput hingga ke lingkungan jamaah majelis taklim.
"Alhamdulillah, hari ini kami difasilitasi oleh Bapak Wakil Wali Kota untuk membahas rencana kerja sama strategis ini. Kami berharap program-program BAZNAS ke depan semakin tepat sasaran, dan insya Allah kolaborasi ini akan segera ditindaklanjuti melalui pembentukan UPZ MTI," ungkap Yuspardi.
Sementara itu, Ketua MTI Kota Padang, Rosniati Hakim, memaparkan bahwa organisasinya saat ini fokus pada lima pilar program utama: pendidikan dan dakwah, pemberdayaan ekonomi, pelatihan, sosial kemasyarakatan, serta publikasi dan komunikasi. Dari kelima pilar tersebut, bidang pemberdayaan ekonomi dinilai memiliki irisan program yang kuat dan sejalan dengan misi BAZNAS Kota Padang.
Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, Pemkot Padang berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan ZIS melalui lembaga resmi semakin meningkat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.(SRP)
