Optimalkan Layanan Paliatif, RS M. Djamil Fasilitasi Perawatan Homecare Gustina Putri Ningsih
PADANG — Setelah menjalani perawatan intensif selama lima hari di RSUP Dr. M. Djamil Padang, kondisi kesehatan Gustina Putri Ningsih (26) dinyatakan memungkinkan untuk melanjutkan pemulihan di rumah. Keputusan ini diambil setelah melalui evaluasi menyeluruh oleh tim dokter multidisiplin dengan mempertimbangkan aspek medis, kenyamanan pasien, serta kesiapan keluarga.
Direktur Utama RSUP M. Djamil, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua, menjelaskan bahwa proses pemulangan pasien dirancang secara terencana, aman, dan komprehensif. Pihaknya memastikan rumah sakit tidak hanya berfokus pada tindakan medis, tetapi juga mempersiapkan berbagai fasilitas pendukung serta edukasi intensif bagi keluarga.
"Sebelum pasien pulang, kami memberikan edukasi komprehensif kepada keluarga mengenai tata cara perawatan di rumah. Hal ini krusial agar standar penanganan yang diberikan di rumah sakit dapat dilanjutkan secara tepat sesuai prosedur medis," ujar Dr. Dovy secara daring, Rabu (4/11).
Konferensi pers tersebut turut dihadiri oleh jajaran direksi dan manajemen RSUP M. Djamil, perwakilan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Direktur RSUD dr. Rasidin dr. Lismawati, Sp.PA, M.Biomed, M.M., serta perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat dan Dinas Kesehatan Kota Padang.
Dukungan Fasilitas dan Edukasi Keluarga
Untuk menjamin kelancaran perawatan paliatif di kediamannya, RSUP M. Djamil memfasilitasi berbagai kebutuhan penunjang medis. Bantuan yang disediakan meliputi tempat tidur medis khusus, kasur antidekubitus untuk mencegah luka tekan, pakaian pasien, alas tempat tidur, hingga peningkatan fasilitas penerangan kamar.
Selain itu, koordinasi lintas instansi juga digalang untuk membantu kebersihan lingkungan rumah pasien demi menciptakan suasana pemulihan yang higienis dan mendukung kualitas hidup Gustina.
Selama perawatan di rumah sakit, tim dokter mendapati sejumlah kondisi kompleks yang memerlukan penanganan khusus, seperti infeksi paru, infeksi saluran kemih, malnutrisi berat, luka dekubitus, serta kekakuan otot dan sendi. Oleh karena itu, keluarga dibekali panduan teknis mendalam yang meliputi:
Pengaturan Nutrisi: Pemberian makanan terjadwal sesuai anjuran medis guna mengatasi malnutrisi berat.
Perawatan Medis Rutin: Penggantian kateter setiap dua minggu dan perawatan kanul trakeostomi harian.
Manajemen Luka & Posisi: Pembersihan luka secara berkala serta teknik memposisikan pasien (miring ke kiri dan ke kanan secara bergantian) untuk mengurangi tekanan tubuh.
Rehabilitasi Mandiri: Latihan gerak tubuh harian guna mempertahankan fungsi motorik serta mencegah kekakuan sendi yang semakin parah.
Kebersihan Diri (Personal Hygiene): Perawatan rutin harian untuk menjaga kebersihan kepala, rongga mulut, dan seluruh anggota tubuh pasien.
Kolaborasi Lintas Fasilitas dan Apresiasi DPR RI
Guna memastikan kesinambungan pelayanan jangka panjang, RSUP M. Djamil menggandeng Dinas Kesehatan Kota Padang, RSUD dr. Rasidin, serta Puskesmas setempat untuk menjalankan program homecare terpadu. Tim medis rumah sakit juga dijadwalkan melakukan pemantauan langsung sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan.
Pengalaman dalam menangani kasus ini, menurut Dr. Dovy, menjadi momentum penting bagi RSUP M. Djamil untuk memperkuat kapasitas layanan homecare di Kota Padang melalui pelatihan berkala bagi tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dan rumah sakit.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan penanganan komprehensif yang diberikan oleh jajaran RSUP M. Djamil. Ia menegaskan komitmen pribadinya untuk turut serta menanggung pembiayaan kebutuhan Gustina selama menjalani perawatan di rumah.
"Koordinasi antarfasilitas kesehatan ini sangat penting agar kondisi pasien tetap terpantau secara berkelanjutan. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban keluarga sekaligus memastikan hak pelayanan kesehatan pasien terpenuhi dengan baik," pungkas Andre.(SRP)
