Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PPK 2.5 PJN II Sumbar Bergerak Cepat Tangani Longsor Lubuk Selasih-Surian, Masyarakat Beri Apresiasi Tinggi


PPK 2.5 PJN II Sumbar Bergerak Cepat Tangani Longsor Lubuk Selasih-Surian, Masyarakat Beri Apresiasi Tinggi

PADANG — Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, bergerak cepat menangani longsor di ruas Jalan Nasional Lubuk Selasih-Surian, tepatnya di kawasan Air Dingin, Kabupaten Solok, pada Jumat (6/11/2026).  

Longsor ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan tersebut. Material tanah dan kerikil menutupi badan jalan sepanjang kurang lebih 10 meter serta menyumbat saluran cross drain, sehingga mengakibatkan antrean kendaraan dan terganggunya arus lalu lintas masyarakat. 

Merespons kejadian tersebut, BPJN Sumatera Barat melalui PPK 2.5 Satker PJN Wilayah II segera menerjunkan tim tanggap darurat dengan dukungan satu unit excavator, satu unit dump truck, dan satu unit backhoe loader untuk membersihkan material longsoran. Berkat koordinasi dan respons cepat tim di lapangan, pada Sabtu (7/11/2026) pukul 03.00 WIB, material yang menutupi badan jalan berhasil dibersihkan dan akses jalan kembali normal untuk dua arah.  

Gerak cepat serta kesigapan dari jajaran PJN dan PPK ini pun menuai apresiasi positif dari masyarakat sekitar serta para pengguna jalan. Salah seorang warga setempat, Rahmat (42), mengungkapkan rasa terima kasih dan pujiannya atas penanganan darurat yang dinilai sangat efisien.

"Kami sangat mengapresiasi kesigapan tim BPJN Sumbar, khususnya pihak PJN dan PPK di lapangan. Meskipun longsor terjadi di tengah cuaca buruk dan menutup total akses jalan, petugas bergerak sangat cepat mengerahkan alat berat sehingga jalan bisa kembali dilalui dalam waktu relatif singkat. Ini sangat membantu aktivitas perekonomian dan mobilitas warga agar tidak lumpuh berhari-hari," ungkap Rahmat.

Apresiasi senada juga disampaikan oleh para pengantar logistik dan sopir lintas yang sempat terjebak kemacetan. Mereka menilai koordinasi yang baik antara petugas dan respons tanggap darurat mampu mencegah kemacetan parah yang lebih lama.

Meski jalur kini sudah kembali normal, tim terus melanjutkan pembersihan material yang menyumbat saluran cross drain guna memastikan fungsi drainase kembali optimal. Pihak berwenang juga mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk tetap waspada, mengurangi kecepatan, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, terutama saat hujan deras melintasi kawasan rawan longsor. (SRP)