Bukittinggi-sumatraline.com – Fakultas Kepariwisataan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) menggelar kerjasama atau MoU dengan Universitas Muhammadiyah Tenggerang (UMT) pada Kamis (30/01/2020) di Aula Kampus Tiga Bukittinggi.

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) Dr. Riki Saputra,MA dan Ahmad Amarullah, M.Pd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT).

Program ini dilakukan berupa kerjasama pendidikan dalam bentuk berbagi informasi kurikulum dan bahan ajar atau data sharing dosen atau visiting lecturer, pertukaran mahasiswa atau students’ exchange.

Selanjutnya dibidang penelitian dan pengabdian masyarakat tahun 2020 akan segera disusun dalam peta atau roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat yang akan menjadi acuan bagi fakultas, program studi maupun pengembangan karir dan kompetensi dosen.

Adapun kerjasama publikasi berharap aktifitas pendidikan dan penelitian serta pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh dua fakultas sejenis di lingkungan PTMA ini terpublikasikan dimasing-masing jurnal ilmiah, baik jurnal Menara Ilmu yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat maupun jurnal Parinkraf oleh Fakultas Pariwisata dan Industri Kreatif UMT.

Rektor UMSB dalam kata sambutanya menyambut baik inisiatif dekan untuk membuat pemufakatan kerjasama dua PTMA ini.

Selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Nagari Paninjauan Bapak Darsel llyas dan tokoh minang Nasrul Aziz, pengusaha property yang bermukim di Jakarta.

Atas nama warga Paninjauan kedua tokoh tersebut dalam sambutannya sekaligus mengundang rektor UMBS dan jajarannya untuk turut melakukan acara penanaman ladang hasil prakarsa Ikatan Keluarga Paninjauan Saiyo (IKPS).

Dan secara khusus waliganari Paninjauan menjanjikan hibah lahan yang dapat dijadikan kawasan pendidikan agrowisata atau ladang percontohan oleh program studi terkait di Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

Demi menyamakan persepsi tentang berbagai hal rancangan kerjasama dimaksud, maka akan diadakan serangkaian diskusi terfokus atau Focus Group Discussion (FGD) dengan tuan rumah bergantian di Padang Sumatera Barat dan Tangerang Banten. (***)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top