Tanah Datar-sumateraline.com Kamis (01/07-2021)

Usulan Jembatan Tepian Kelambu Pemekaran Jorong Belum juga terealisasi. Hal itu disampaikan oleh Ketua BPRN Nagari Taluak saat
Musyawarah Nagari (Musnag) Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar Sumbar Kamis (01/07)

Wali Nagari Taluak, Pen Aswil, yang diwakili Sekretaris Nagari Febriandi, dalam sambutannya, menyampaikan maaf dari Wali Nagari tidak bisa hadir dalam rangka Musnag Nagari tahun 2021 ini, kami berkaca kepada RPJM pemerintah Nagar tahun 2017-2023 masih banyak lagi kegiatan-kegiatan yang belum terlaksana, baik di bidang
Pembangunan maupun  bidang pemberdayaan masyarakat.

"Pada tahun 2020 hampir separoh anggaran APB Nagari di pangkas atau dialihkan pada masa Pandemi, lebih kurang sebanyak Rp 600juta  diserap Covid-19 yang berupa batuan lansung tunai dan penanganan Covid, pada tahun 2021 ini lebih kurang RP. 750juta dana yang kita anggaran di APB Nagari diserap kembali, untuk bantuan lansung tunai sebanyak185 orang," ucap Febriandi.

Diwaktu pembukaan, Syahrilius, Ketua BPRN  mengatakan, diskusi kelompok yang harus disampaikan tentu yang lebih banyak manfaatnya bagi masyarakat kita, kita mengkaji hasil ulang RPJM dalam bentuk daftar usulan kegiatan RKP dan DU-RKP masing-masing bidang, mana saja yang bisa kami usulkan dan di prioritaskan.

"Kami mohon kepada OPD Kabupaten Tanah Datar agar nantinya bisa
menyampaikan program-program yang sudah disusun, ada beberapa usulan yang akan kami usulkan, yang pertama jembatan tepian kelambu sudah 5 tahun kami mengusulkan sampai sekarang belum juga terealisisi kedua pemekaran jorong dan pengaspalan jalan, itulah yang menjadi perioritas," kata Ketua BPRN.

Nampak hadir Ketua Tim Musnah Kabupaten Novendril, Kepala OPD, Forkopinca, Camat Lintau Buo Agusril, Wali Nagari se-Kecamatan Lintau Buo, BPRN, KAN, Dandramil yang diwakili Babinsa, Kapolsek Lintau Buo yang diwakili Waka Polsek, dan undangan lainnya.(007-n)



0 komentar:

Posting Komentar

 
Top