Workshop Kejuruan pengolahan hasil pertanian Agro Industri
Balai Latihan Komunitas dan Yayasan bintang semilan peduli bangsa lakukan pelatihan pengolahan hasil pertanian masyarakat, pelatihan ini ditutup oleh Wabup Richi Aprian, SH.MH di nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Rabu (06/10).

Ketua yayasan bintang semilan peduli bangsa H. Febby Dt. Bangso mengatakan, hari ini di Sumatera Barat telah berdiri sebanyak 39 BLK komunitas dibawah pembinaan Kementerian RI yang dikelola oleh BLK RI dan BLK Padang, pada tahun 2021 ini juga ditambah lagi ada 19 Insyaallah awal tahun BLK komunitas sudah ada 57 di Sumatera Barat.

Ada beberapa program yang dibuka di BLK komunitas, pelatihan desain, fotografis, gramed, kuliner, argo industri, dan lain-lainnya, satu satunya ada di Sumatera Barat BLK Komunitas Argo Industri adanya hanya di Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab.

"Kenapa kita memilih pertanian, kerena ingin menyambungkan, hasil pertanian yang ada di Tanah Datar ini tidak dijual mentah tetapi kita jual dengan cara kemasan jadi, BLK ini juga melatih para Ibuk-Ibuk atau petani itu sendiri untuk memahami BLK iini, tentu saja kami juga tidak ingin apa yang diberikan oleh Kementerian tenaga kerja ini satu gelonbang kemudian idak ada exsis nya," ujar Febby Dt. Bangso.

Lebih lanjut Ketua Yayasan H. Febby katakan, program ini sejalan dengan program Gubernur Sumbar serta Visi dan Misi Bupati Tanah Datar, sebagai mana bisa membantu ekonomi kekuatan nagari, karena kami melihat selama ini hasil Tomat itu kalau ada yang jelek orang tidak mau mengambilnya.

Kalau kita kelola seperti pembuatan Saos Sambal ini akan membuat keuntungan bagi masyarakat. Kami berharap kepada Pemerintah daerah dan pak Wabup alumni-alumni komunitas ini
sudah diadakan pelatihan agar bisa mengarahkannya atau mungkin juga ada pelatihan lain untuk mereka, kata Febby.

Pada kesempatan tersebut, Kepala program pelatihan BLK Sumatera Barat Riswanto, ST.MM
mengatakan, program pelatihan ini dari Kementerian tenaga kerja RI, pelatihan ini juga akan diuji kemampuan dan kelayakan dengan disertifikasi masing-masing peserta layak atau tidak untuk dilanjutkan atau tidak kerja samanya.

"Kegiatan seperti ini kedepannya kita berharap bisa menjadi wadah yang akan mampu menjawab kebutuhan pengetahuan dalam mengembangkan potensi industri pertanian masyarakat, terkait dengan hal-hal yang menyangkut
aktivitas," ujarnya.

Sementara itu Wakil Bupati Tanah Datar, Richi Aprian menyampaikan terimakasih pemerintah Tanah Datar kepada Feby Dt. Bungsu yang telah memfasilitasi berdirinya BLK ini, karena BLK ini banyak manfaatnya dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perlu saya tegaskan Dinas terkait agar memperhatikan apa yang dibutuhkan dan dukungan terhadap kebutuhan BLK ini.

Pemkab berharap, pelatihan seperti ini tidak satu kali saja diadakan tetapi hendaknya terus dilaksanakan secara berkesinambungan dan Pemkab siap untuk bekerjasama dan mendukung kegiatan ini, perlu juga disampaikan bahwa tidak lama lagi Tanah Datar akan mempunyai Pabrik pengolahan tomat, tetapi keberadaannya tidak akan menjadi saingan, justru akan menjadi mitra kita nantinya, harap Wabup.

Hadir saat penutupan pelatihan tersebut Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, Kepala program pelatihan BLK Sumatera Barat Riswanto, Feby Dt. Bungsu, Kadis DPMPTSP NAKER, Camat Sungai Tarab Arianto, Wali Nagari Gurun atau yang mewakili.(007-n)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top