Lima Puluh Kota, SUMATRALINE -- Menyambut Tahun Kunjungan Wisata Sumatera Barat 2023 (Visit Beautiful West Sumatera Barat 2023) Kabupaten Lima Puluh Kota terus berbenah. Menyadari kebersihan lingkungan jadi penentu kenyamanan wisatawan selama di destinasi wisata, Kabupaten Lima Puluh Kota pun mencanangkan Gerakan “Mahkota Berlian” (Lima Puluh Kota Bersih Lingkungan).  Gerakan Mahkota Berlian, berawal dari ide Ketua TP PKK Lima Puluh Kota Nevi Safaruddin untuk menunjang kebersihan di objek wisata, Jumat (18/03/2022) secara resmi dicanangkan Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, bertempat di kawasan objek wisata unggulan, Kapalo Banda, Taram, Kecamatan Harau. Pencanangan Mahkota Berlian didahului dengan kegiatan aksi pembersihan sampah bersama di objek wisata Kapalo Banda.  Turut hadir di kesempatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yunire Yunirman, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari Endra Amzar, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Desri, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Alfian, Pemerintah Kecamatan dan Nagari, serta masyarakat dan pelajar. 

Dalam sambutannya, pada pencanangan Mahkota Berlian,  Bupati Safaruddin mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh TP-PKK Lima Puluh Kota ini, selaras dengan kampanye yang digaungkan oleh PKK Lima Puluh Kota, yakni menuju Lima Puluh Kota bebas sampah. Tekad itu bermuara kepada tersusunnya konsep Mahkota Berlian, dimana seluruh sumber daya di daerah, seperti unsur pemerintahan, pelaku-pelaku wisata, serta partisipasi masyarakat, saling bersinergi demi terwujudnya kebersihan lingkungan serta prilaku hidup yang cinta kebersihan lingkungan.  Dalam kesempatan itu, Bupati Safaruddin mengungkapkan, sasaran utama Mahkota Berlian adalah menciptakan lingkungan bersih di objek wisata yang ada di Lima Puluh Kota. “Kita sangat mendukung penuh kegiatan ini karena kita ingin Kabupaten Lima Puluh Kota bebas sampah,” kata Bupati Safaruddin.  Di sisi lain, kegiatan Mahkota Berlian, dengan pola gotong royong di objek wisata ini juga dapat sebagai persiapan dalam rangka, Visit Beautiful West Sumatera 2023 mendatang, mengingat Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan salah satu destinasi utama wisatawan. "Alasan Nagari Taram sebagai tempat dimulainya pencanangan kegiatan ini dikarenakan Nagari Taram merupakan salah satu pengelolaan terbaik objek wisata di Sumatera Barat yang ikut memberdayakan masyarakatnya dalam mengelola pariwisata melalui kelompok sadar wisata", tutur Bupati Safaruddin. Terakhir Ia berpesan kepada masyarakat untuk selalu mencintai objek wisata di Lima Puluh Kota dengan selalu menjaga kebersihan dan ketertiban di lingkungan objek wisata, sehingga wisatawan akan nyaman untuk berkunjung. 

Sementara itu, ketua TP-PKK Lima Puluh Kota, Ny. Nevi Safaruddin menuturkan, kegiatan gotong royong bersama antara Tim Penggerak PKK bersama dengan OPD, masyarakat serta pelajar ini selain dalam rangka pencanangan Gerakan Mahkota Berlian (Gerakan Lima Puluh Kota Bersih Lingkungan) sekaligus memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK dan peringatan bulan bakti gotong royong. Di bagian lain, Nevi Safaruddin meminta kepada masyarakat dan wisatawan untuk selalu menjaga lingkungan dengan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan di objek wisata. "Saya berharap agar kita sama-sama menjaga lingkungan di daerah kita, di agar tetap bersih. Dengan selalu menjaga lingkungan tetap bersih, maka hati kita juga akan bersih serta kita juga akan selalu sehat", tutup Ny.Nevi.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top