Padang-sumateraline.com- Anggota DPR RI Provinsi Komisi IX Dr. H. Suir Syam, M.kes,MMR gelar Sosialisasi Advokasi dan KIE Penanganan Stunting Bersama Mitra Kerja Tahun 2022 di Kecamatan Padang Timur  Kota Padang, Kamis (14/12/22).

Pemerintah menaruh perhatian besar bagi upaya penurunan angka kasus Stunting daerah Sumbar, sebab masalah Stunting dapat mempengaruhi kwalitas SDM di masa mendatang, Suir Syam mendukung penuh program BKKBN terutana dalam percepatan penurunan Stunting.

Mencegah Stunting sangat penting, bagaimana kita mempersiapkan calon pengantin(catin) agar anak nya dibolehkan nikah disaat usianya sudah mencapai 21 tahun, lebih baik hamilnya ditunda agar siap secara fisik dan mental.

Dalam kegiatan ini Suir Syam mengapresiasikan upaya percepatan penurunan Stunting. Stunting bukan masalah kesehatan semata, tapi dipengaruhi oleh masalah sosial, budaya dan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu penanganan Stunting memerlukan koordinasi dan partisipasi pemangku kebijakan tingkat daerah

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak pendek seusianya, Stunting juga memiliki berbagai dampak, salah satunya kemungkinan anak akan mudah terserang penyakit kronis, tinggi anak tidak sesuai dengan usianya dan rendah kemampuan belajarnya

Suir Syam menambahkan periode 1000 hari pertama kehidupan yakni ketika janin berada dalam kandungan hingga usia 2 tahun menjadi penentu tingkat pertumbuhan fisik, kecerdasan dan produktifitas seseorang di masa depan, pemerintah menargetkan penurunan prevalensi Stunting 14 persen ditahun 2024.

Masih Kata Mantan Walikota Padang Panjang itu,  untuk mengantisipasi bertambahnya kasus Stunting dibutuhkan keseriusan semua pihak dengan menberikan kartu kepada calon pengantin(catin) yang merupakan kartu Esenmil yaitu Elektronik Siap nikah siap hamil bagi usia yang sudah mencapai 21 tahun.

Kegiatan konsolidasi kebijakan tingkat daerah kemitraan dalam percepatan penurunan Stunting tahun 2022 turut dihadiri oleh kepala BKKBN atau yang mewakili, camat pauh, lurah pauh, dinas P3KBP3A, tokoh masyarakat dan sejumlah tamu undangan lainnya.(rls) 

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top